Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

News

Bupati Al-Farlaky Respon Perusakan Mobil Ambulans Puskesmas Peurelak Barat

badge-check


					Bupati Al-Farlaky Respon Perusakan Mobil Ambulans Puskesmas Peurelak Barat Perbesar

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.HI., M.Si., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Kecamatan Peurelak Barat, menanggapi laporan aksi perusakan terhadap satu unit mobil ambulans milik puskesmas tersebut, pada Sabtu 4 Oktober 2025 lalu.

Sidak kali ini berbeda dari biasanya. Bupati Al-Farlaky turun langsung untuk meminta klarifikasi terkait insiden itu. Ia memanggil dan meminta keterangan satu per satu petugas yang sedang piket saat kejadian berlangsung, termasuk penjelasan dari Kepala Puskesmas setempat.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti laporan yang menyebutkan dokter jaga IGD tidak berada di tempat saat insiden terjadi. Menurutnya, pelayanan di Instalasi Gawat Darurat tidak boleh kosong, meskipun pada hari libur.

“Dokter piket di IGD tidak boleh on call. Mereka harus ada di tempat melayani pasien. Tindakan medis harus ditangani oleh dokter yang bertugas, tidak boleh diabaikan,” tegas Bupati.

Bupati Al-Farlaky menyayangkan insiden tersebut dan menekankan agar kejadian serupa tidak terulang di seluruh puskesmas di Aceh Timur. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan wajah pemerintah daerah, sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saya tidak ingin ada yang main-main dalam pelayanan kesehatan. Kalau pelayanan buruk, tindakan tegas akan kita ambil. Dokter yang PNS bisa kita tunda kenaikan pangkatnya, sementara yang PPPK bisa tidak diperpanjang. Tapi kalau kinerjanya baik, tentu akan kita berikan reward,” ujarnya.

Bupati berharap seluruh tenaga medis dan pegawai puskesmas dapat bekerja profesional serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan pemerintah.

“Tidak boleh main -main dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan kesehatan adalah wajahnya pemerintah Kabupaten Aceh Timur,” tegas Al- Farlaky(***)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

25 Juni 2026 - 13:20 WIB

Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru

24 Juni 2026 - 15:31 WIB

Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

23 Juni 2026 - 20:27 WIB

Trending di News