Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

News

Dapur Cerdas Inflasi, Cara Ibu-Ibu Aceh Berperan dalam Menjaga Stabilitas Harga Pangan

badge-check


					Cooking Class Dapur Cerdas Inflasi di Kuala Village Restaurant, Banda Aceh (10/10). Perbesar

Cooking Class Dapur Cerdas Inflasi di Kuala Village Restaurant, Banda Aceh (10/10).

BANDA ACEH– Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Aceh, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Aceh dan Kota Banda Aceh, menyelenggarakan kegiatan Cooking Class Dapur Cerdas Inflasi di Kuala Village Restaurant, Banda Aceh (10/10).

Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 75 peserta ibu rumah tangga ini dibuka oleh Kepala Tim Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA) Bank Indonesia Provinsi Aceh, Lenny Novita, serta turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banda Aceh, Dessy Maulidha Azwar, beserta anggota TP PKK Provinsi Aceh dan Kota Banda Aceh, Ikatan Wanita Perbankan (IWABA) Aceh, Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPEBI) Aceh, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Aceh, dan beberapa pelaku UMKM dari Lampuuk.

Cooking Class dipandu oleh Assistant Executive Chef Hermes Palace Hotel, Chef Muhammad Idris, dengan memasak Ikan Kerapu Kari Khas Aceh menggunakan bumbu cabai bubuk, bahan pangan lokal yang hemat, bergizi, dan tahan lama.

Dalam sambutannya, Lenny menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi komunikasi efektif dalam pelaksanaan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

“Melalui Cooking Class Dapur Cerdas Inflasi, kami ingin menyampaikan pesan bahwa menghadapi fluktuasi harga pangan, ibu-ibu dapat menjadi bagian dari solusi—dengan berbelanja bijak, memasak kreatif, dan memanfaatkan bahan lokal secara cerdas,” ujar Lenny.

Ia menjelaskan bahwa pengendalian inflasi pangan merupakan tanggung jawab bersama, karena bahan pangan seperti cabai, bawang merah, dan tomat merupakan komoditas bergejolak (volatile foods) yang sering menjadi penyumbang inflasi di Aceh, sehingga perilaku konsumsi dan belanja bijak menjadi penting.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa cabai tidak hanya harus digunakan dalam bentuk segar, tetapi juga bisa diolah menjadi cabai kering, bubuk, atau pasta, yang hemat, awet, serta tetap sehat dan lezat. Cara ini dapat menekan permintaan terhadap cabai segar ketika harga naik, sehingga turut menstabilkan harga di pasar,”ujarnya.

Lebih lanjut, dijelaskan 4 (empat) Langkah Belanja Bijak yang dikampanyekan oleh Bank Indonesia, yakni:
1. Bijak Membeli – belilah sesuai kebutuhan, tidak berlebihan;
2. Bijak Memilih – utamakan pangan lokal dan bumbu olahan yang awet dan hemat;
3. Bijak Konsumsi – hentikan perilaku boros pangan, jangan sampai ada makanan terbuang;
4. Bijak Bertransaksi – Cinta, Bangga, Paham Rupiah, biasakan transaksi non-tunai menggunakan QRIS, yang lebih Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Handal (Cemumuah).

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Banda Aceh, Dessy Maulidha Azwar, dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif Bank Indonesia yang mengedukasi masyarakat, khususnya kaum ibu, melalui kegiatan yang menyenangkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa dapur bukan sekadar tempat memasak, tetapi juga benteng pertama dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga,” ujar Dessy.

Menurutnya, gerakan “Dapur Cerdas Inflasi” sejalan dengan 10 Program Pokok PKK, khususnya dalam bidang pangan, kesehatan, dan ekonomi keluarga. Ia mengajak para ibu untuk memulai langkah kecil seperti menanam cabai di pekarangan rumah, membuat stok cabai kering atau bubuk saat harga turun, serta belanja secukupnya dan mendukung produk lokal.

Melalui pendekatan kolaboratif dan edukatif seperti Cooking Class Dapur Cerdas Inflasi, Bank Indonesia Aceh bersama TPID dan mitra strategis, terus berupaya membangun kesadaran masyarakat bahwa pengendalian inflasi tidak hanya menjadi peran pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat, termasuk para ibu rumah tangga yang bijak dan kreatif di dapur, turut berkontribusi menjaga kestabilan harga dan ketahanan pangan.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

25 Juni 2026 - 13:20 WIB

Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru

24 Juni 2026 - 15:31 WIB

Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

23 Juni 2026 - 20:27 WIB

Trending di News