Menu

Mode Gelap
Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak Tujuh Pemain Lokal Dipertahankan Arema FC Gubernur Aceh Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Puncak Bhayangkara Fest 2026, Sekda Aceh : Wujud Kokohnya Sinergi Polri dan Masyarakat Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah UIN Ar-Raniry Wisuda 2.060 Lulusan, Termasuk Mahasiswa Korea Selatan dan Mahasiswa Program Double Degree

Pemerintahan

Dinsos Aceh Beri Perlindungan Sosial bagi Warga Terlantar Asal Sumatera Utara

badge-check


					Dinsos Aceh Beri Perlindungan Sosial bagi Warga Terlantar Asal Sumatera Utara Perbesar

BANDA ACEH – Dinas Sosial (Dinsos) Aceh kembali menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosialnya terhadap masyarakat yang mengalami permasalahan sosial lintas daerah. Pada Minggu (12/10) dini hari sekitar pukul 02.12 WIB, Polsek Kuta Alam Polresta Banda Aceh menyerahkan seorang warga terlantar berinisial M.A.R. (33) asal Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, ke Dinas Sosial Aceh di Jalan Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Sosial Aceh melalui Tim Respons Cepat langsung melakukan penanganan awal, termasuk asesmen kondisi sosial dan kesehatan klien. Selanjutnya, klien dirujuk ke UPTD Panti Sosial Tuna Sosial Dinsos Aceh untuk mendapatkan layanan pemenuhan kebutuhan dasar seperti tempat istirahat, konsumsi, serta dukungan psikososial sementara.

Pelaksanaan penanganan ini dilakukan sesuai arahan Plh Kepala Dinas Sosial Aceh melalui Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE., MM, yang menegaskan pentingnya respons cepat, koordinasi lintas sektor, serta kehadiran negara di tengah masyarakat yang rentan.

“Kita harus memastikan tidak ada warga—baik dari Aceh maupun luar daerah—yang dibiarkan tanpa perlindungan sosial. Ini bagian dari tanggung jawab bersama antara pemerintah dan seluruh mitra kerja sosial,” ujar Chaidir.

Sementara itu, Kepala UPTD Panti Sosial Tuna Sosial, Azizah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pihaknya langsung menurunkan tim lapangan setelah menerima rujukan dari kepolisian dan Dinas Sosial.

“Kami segera melakukan asesmen lapangan untuk memastikan kondisi klien dan memberikan intervensi awal, termasuk tempat istirahat, makanan, dan layanan psikososial. Prinsip kami jelas — siapa pun yang membutuhkan bantuan akan kami layani tanpa melihat asal daerahnya,” kata Azizah.

Sinergi ini menunjukkan kuatnya koordinasi lintas sektor antara kepolisian, pemerintah daerah, dan lembaga sosial dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat yang rentan. Polresta Banda Aceh melalui Polsek Kuta Alam berperan penting dalam deteksi awal dan pengamanan di lapangan, sementara Dinas Sosial Aceh memastikan keberlanjutan layanan hingga pemulangan atau reintegrasi sosial.

Dinsos Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Banda Aceh atas kepedulian dan koordinasi cepat dalam menyerahkan warga terlantar tersebut.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting agar pelayanan sosial berjalan cepat, tepat sasaran, dan manusiawi,” tambah Chaidir.

Ke depan, Dinas Sosial Aceh akan terus memperkuat jejaring dengan aparat penegak hukum, pilar-pilar sosial, dan lembaga layanan masyarakat untuk memastikan setiap warga, tanpa terkecuali, mendapatkan perlindungan yang layak. Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Aceh untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang peduli, tanggap, dan berkeadilan sosial, di mana negara hadir untuk melindungi seluruh warganya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gubernur Aceh Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam

23 Juni 2026 - 14:35 WIB

Puncak Bhayangkara Fest 2026, Sekda Aceh : Wujud Kokohnya Sinergi Polri dan Masyarakat

23 Juni 2026 - 12:30 WIB

Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah

23 Juni 2026 - 12:25 WIB

Pemerintah Aceh Raih Opini WTP ke-11 Berturut-turut dari BPK RI

22 Juni 2026 - 12:36 WIB

Sekda Aceh Hadiri Paripurna Persetujuan Tiga Raqan Inisiatif DPRA

22 Juni 2026 - 12:34 WIB

Trending di Pemerintahan