Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

News

Dubes Rusia dan Wali Nanggroe Bahas Langkah Implementasi Kerja Sama Multi Sektor

badge-check


					Dubes Rusia dan Wali Nanggroe Bahas Langkah Implementasi Kerja Sama Multi Sektor Perbesar

BANDA ACEH – Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, H.E. Sergei Gennadievich Tolchenov, bertemu dengan Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Alhaythar di Meuligoe Wali Nanggroe, Sabtu, 1 November 2025. Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah implementasi kerja sama multi sektor antara Rusia dan Aceh.

Dalam kunjungan itu, Dubes Tolchenov didampingi Sekretaris Kedutaan Besar, Mrs. Ekaterina Kuznetsova. Sementara dari pihak Aceh, Wali Nanggroe turut didampingi Staf Khusus Dr. M. Raviq, Katibul Wali Abdullah Hasbullah, S.Ag., MSM, serta sejumlah perwakilan dinas di lingkungan Pemerintah Aceh, di antaranya Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, perwakilan Dinas Perhubungan, perwakilan Dinas Pertanian dan Perkebunan, serta perwakilan Dinas Pendidikan Aceh.

“Hari ini kami memiliki perbincangan yang sangat penting dan produktif dengan Pak Wali. Kami melihat banyak potensi di Aceh, khususnya di bidang energi, transportasi, pertanian, dan pendidikan,” ujar Dubes Tolchenov.

Ia menyebut hubungan antara Aceh dan Rusia, khususnya dengan Republik Tatarstan dan Kota Kazan, telah terjalin cukup baik. “Kami ingin melanjutkan kolaborasi ini dan menjadikannya lebih konkret, melalui program bersama, proyek bersama, atau bentuk kerja sama lain yang saling menguntungkan,” katanya.

Tolchenov juga menyampaikan bahwa pihaknya terbuka untuk memberikan peluang bagi pelajar Aceh yang ingin melanjutkan pendidikan di Rusia. Sebaliknya, ia berharap perusahaan-perusahaan Rusia dapat berinvestasi di Aceh untuk menjajaki potensi sumber daya alam dan posisi strategis provinsi itu di jalur perdagangan internasional, Selat Malaka.

Wali Nanggroe menegaskan pentingnya memperkuat hubungan internasional Aceh dengan negara-negara sahabat, terutama yang memiliki pengalaman dalam pengembangan teknologi dan sumber daya manusia. Ia menilai kerja sama dengan Rusia dapat membuka jalan bagi transfer pengetahuan dan peningkatan kapasitas di berbagai sektor.

“Aceh terbuka untuk kerja sama yang membawa manfaat bagi rakyat, terutama dalam pembangunan energi terbarukan, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan sektor pertanian dan perkebunan,” kata Wali Nanggroe.

Kabag Kerja Sama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris, menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian panjang hubungan Aceh dan Rusia yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir.

Misalnya pada tahun 2022, Wali Nanggroe secara aktif menjajaki kerja sama dengan Republik Tatarstan, salah satu wilayah federasi Rusia yang maju di bidang teknologi dan pendidikan. Pada kunjungan ke Kota Kazan, Tatarstan, Wali Nanggroe bertemu dengan pejabat Kementerian Pendidikan Tatarstan untuk membahas pengiriman pelajar Aceh ke Rusia serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang energi dan pengelolaan sumber daya alam.

Upaya tersebut berlanjut pada pertengahan 2024 dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara sejumlah perguruan tinggi di Aceh dan Kazan State Power Engineering University (KSPEU). Kerja sama ini mencakup pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, serta transfer teknologi di sektor energi dan teknik.

Menjelang 2025, Aceh juga memaparkan potensi investasinya kepada pihak Rusia dalam sejumlah forum ekonomi internasional, termasuk di bidang pertanian, energi terbarukan, logistik, dan pariwisata halal.

“Seluruh rangkaian itu memperlihatkan arah diplomasi Aceh yang konsisten membangun jejaring global berbasis pendidikan, teknologi, dan investasi,” sebut Zulfikar.[]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

25 Juni 2026 - 13:20 WIB

Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru

24 Juni 2026 - 15:31 WIB

Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

23 Juni 2026 - 20:27 WIB

Trending di News