Menu ✖

Mode Gelap
Dua Pelajar Diduga Curi Dua Motor di Banda Aceh Irwansyah Advokasi Pembangunan Dayah Liwaul Mukhlisin RUU Penyiaran Bahas Konten Digital, DPR Tegaskan Kebebasan Ekspresi Tetap Dijaga DPR Soroti 400 Jalur Tikus di Perbatasan Kalbar Peduli Lansia, Dinsos Aceh Berikan Kursi Roda kepada Sariana Hasibuan MTQ Julok Lahirkan Bibit Berkualitas

News

UIN Ar-Raniry Terima Kunjungan Menteri Pendidikan Kedutaan Malaysia, Bahas Peluang Pembukaan Kelas di Aceh

badge-check


					UIN Ar-Raniry Terima Kunjungan Menteri Pendidikan Kedutaan Malaysia, Bahas Peluang Pembukaan Kelas di Aceh Perbesar

BANDA ACEH — Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menerima kunjungan Menteri Kedutaan (Pendidikan) Education Malaysia Indonesia (EMI) Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Dr Hasnul Faizal bin Hushin Amri, Kamis (20/11/2025).

Kunjungan tersebut membahas penguatan kolaborasi akademik, termasuk peluang pembukaan kelas perguruan tinggi Malaysia di Aceh.

Dr Hasnul yang didampingi Atase Pendidikan, Encik Abdul Aziz Abdullah, disambut langsung oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg bersama jajaran pimpinan di ruang kerja rektor.

Prof Mujiburrahman mengatakan hubungan kerja sama antara UIN Ar-Raniry dan lembaga pendidikan tinggi Malaysia selama ini berjalan baik. Menurutnya, Malaysia merupakan negara asal mahasiswa asing terbanyak di UIN Ar-Raniry.

“Sejak tahun 90-an, banyak mahasiswa Malaysia menempuh pendidikan di UIN Ar-Raniry. Banyak juga dosen kami lulusan universitas di Malaysia dan sebagian masih melanjutkan studi doktoral di sana,” ujar Mujiburrahman.

Ia menambahkan, UIN Ar-Raniry telah bekerja sama dengan sejumlah kampus ternama Malaysia, seperti Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Universiti Utara Malaysia (UUM), Universiti Malaya (UM), hingga International Islamic University Malaysia (IIUM), melalui seminar, riset, dan pengabdian masyarakat.

Rektor berharap kunjungan EMI dapat membuka peluang kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan, termasuk rencana menghadirkan kelas atau cabang perguruan tinggi Malaysia di Aceh.

“Pertemuan hari ini diharapkan memperkuat hubungan akademik dan membuka program kolaborasi baru. Kami berharap Pemerintah Malaysia dapat mendukung pembukaan kelas atau cabang dari salah satu universitas ternama Malaysia di Aceh, terutama program vokasi di bidang peminyakan, pertambangan, dan sektor strategis lainnya agar anak-anak Aceh dapat mengakses pendidikan berkualitas,” kata Mujiburrahman.

Sementara itu, Dr Hasnul Faizal mengatakan kunjungannya bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memonitor perkembangan mahasiswa Malaysia yang sedang menempuh kuliah di UIN Ar-Raniry.

“Jika ada bentuk kerja sama yang ingin dikembangkan antara UIN Ar-Raniry dan institusi pendidikan di Malaysia, kami siap memfasilitasi,” ujar Hasnul.

Ia menyebut sejumlah peluang kerja sama dapat dijajaki lebih lanjut, antara lain pertukaran dosen dan pelajar, kegiatan akademik bersama, penguatan jaringan alumni, hingga program mobilitas mahasiswa lintas negara. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dua Pelajar Diduga Curi Dua Motor di Banda Aceh

26 September 2026 - 10:39 WIB

Irwansyah Advokasi Pembangunan Dayah Liwaul Mukhlisin

26 September 2026 - 10:23 WIB

Gelapkan Motor Milik Anggota TNI, Pria 24 Tahun Diamankan Polresta Banda Aceh

25 September 2026 - 19:45 WIB

Lantik Kaprodi FTK UIN Ar-Raniry, Rektor: Jangan Persulit Mahasiswa

25 September 2026 - 15:31 WIB

DPR Minta Lapas Cibinong Dievaluasi

24 September 2026 - 20:21 WIB

Trending di News