Menu ✖

Mode Gelap
Dua Pelajar Diduga Curi Dua Motor di Banda Aceh Irwansyah Advokasi Pembangunan Dayah Liwaul Mukhlisin RUU Penyiaran Bahas Konten Digital, DPR Tegaskan Kebebasan Ekspresi Tetap Dijaga DPR Soroti 400 Jalur Tikus di Perbatasan Kalbar Peduli Lansia, Dinsos Aceh Berikan Kursi Roda kepada Sariana Hasibuan MTQ Julok Lahirkan Bibit Berkualitas

News

Pascasarjana UIN Ar-Raniry Hadiri Silaknas Fordipas XII dan INCOILS 2025 di Yogyakarta

badge-check


					Pascasarjana UIN Ar-Raniry Hadiri Silaknas Fordipas XII dan INCOILS 2025 di Yogyakarta Perbesar

YOGYAKARTA — Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh berpartisipasi dalam Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Forum Direktur Pascasarjana PTKIN (Fordipas) XII dan The 5th International Conference on Islam, Law, and Society (INCOILS) yang berlangsung pada 21–23 November 2025 di Hotel Grand Rohan, Yogyakarta.

Delegasi UIN Ar-Raniry dipimpin Direktur Pascasarjana Prof. Eka Srimulyani, didampingi Wakil Direktur Prof. T. Zulfikar, Ketua Prodi S3 Studi Islam Prof. Syamsul Rijal, serta Sekretaris Prodi S3 Studi Islam Dr. Zubaidah MEd.

Selain menghadiri agenda utama, delegasi juga melakukan benchmarking Prodi S3 Studi Islam ke Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta pada 21 November 2025.

Direktur Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga selaku tuan rumah, Prof. Moch. Nur Ichwan, menyampaikan bahwa Silaknas Fordipas merupakan forum strategis untuk memperkuat jejaring antar Pascasarjana PTKIN se-Indonesia.

Sementara itu, INCOILS dipandang sebagai ruang konsolidasi akademik dan riset untuk memperkuat kontribusi ilmiah PTKIN dalam isu-isu global.

Konferensi tahun ini mengusung tema “Religion, Law, and Environmental Sustainability” dengan menghadirkan sepuluh panel diskusi. Beragam isu lingkungan dibahas dari perspektif agama, hukum, ekoteologi, sosial, ekonomi, hingga pendidikan.

Sejumlah pakar internasional turut berpartisipasi, antara lain Prof. Michael S. Northcott (University of Edinburgh), Dr. Stéphane Lacroix (Sciences Po Paris), dan Prof. Anna M. Gade (University of Wisconsin-Madison), bersama akademisi nasional.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Eka Srimulyani dari UIN Ar-Raniry tampil sebagai pembicara kunci dengan menyampaikan kajian mengenai peran ulama perempuan Aceh dalam mendorong kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai Islam. Ia menekankan bahwa isu lingkungan dan ketimpangan gender merupakan tantangan global yang saling terkait sehingga membutuhkan pendekatan akademik yang integratif dan transformatif.

Dalam rangkaian Silaknas Fordipas, forum juga menyepakati pembentukan Perkumpulan Ilmuwan Studi Islam Indonesia (PISII) atau Indonesian Association of Islamic Studies Scholars (IAISS). UIN Ar-Raniry dipercaya sebagai Bendahara Pengurus yang bertugas mengawal proses legalitas organisasi bersama perwakilan Pascasarjana PTKIN lainnya.

Silaknas Fordipas XII ditutup dengan penetapan Padang sebagai tuan rumah penyelenggaraan tahun 2026. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dua Pelajar Diduga Curi Dua Motor di Banda Aceh

26 September 2026 - 10:39 WIB

Irwansyah Advokasi Pembangunan Dayah Liwaul Mukhlisin

26 September 2026 - 10:23 WIB

Gelapkan Motor Milik Anggota TNI, Pria 24 Tahun Diamankan Polresta Banda Aceh

25 September 2026 - 19:45 WIB

Lantik Kaprodi FTK UIN Ar-Raniry, Rektor: Jangan Persulit Mahasiswa

25 September 2026 - 15:31 WIB

DPR Minta Lapas Cibinong Dievaluasi

24 September 2026 - 20:21 WIB

Trending di News