Menu

Mode Gelap
Gubernur Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara-80, Mualem Apresiasi Dedikasi Polri UIN Ar-Raniry Resmikan Anjungan Air Minum Wakaf Hasil Kolaborasi Indonesia-Turki PSIM Lepas Mantan Bek Timnas Indonesia Purbaya Heran Pengusaha Tak Punya Bisnis Tapi Dapat Restitusi Pajak Sekda Aceh Bersilaturahmi dengan Praja IPDN Asal Aceh di Jatinangor

News

Korban Meninggal Dunia dari Bencana Sumatera Capai 914 Jiwa

badge-check


					Pasca bencana banjir di Aceh Tamiang Perbesar

Pasca bencana banjir di Aceh Tamiang

BANDA ACEH – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban yang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan longsor di tiga provinsi di sumatera telah mencapai 914 jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan, hingga sore ini, 6 Desember 2025, jumlah korban meninggal secara total mencapai 914 jiwa, bertambah 47 jiwa dari posisi kemarin 867 jiwa.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, simpati yang mendalam kami sampaikan kepada para keluarga korban,” kata Abdul Muhari.

Disampaikan Abdul Muhari dalam konferensi pers terkait update penanganan bencana hidrometeorologi sumatera, di Media Center Komdigi, di kantor Gubernur Aceh.

Dirinya merincikan, jumlah korban meninggal tersebut tertinggi dari Provinsi Aceh sebanyak 359 jiwa, kemudian Sumatera Utara (Sumut) 329 jiwa, dan Sumatera Barat (Sumbar) 226 orang.

“BNPB terus mengoptimalkan dan melakukan percepatan dalam operasi pencarian dan pertolongan, sehingga angka korban bisa diminimalkan sekecil mungkin,” tuturnya.

Selain itu, Abdul Muhari juga mengatakan, terkait laporan korban hilang, dari total tiga provinsi yang masih terdata dalam daftar pencarian tim SAR saat ini sebanyak 389 jiwa.

Angka ini, kata dia, terus bergerak dinamis, karena beberapa korban sebelumnya dilaporkan hilang sudah ada yang ditemukan atau melaporkan diri dalam kondisi selamat.

“Data korban hilang yang kemarin berjumlah 521 jiwa, per hari ini berdasarkan rekam Pusdalops BPBD di tiga provinsi menjadi 389 jiwa,” ujar Abdul Muhari.

Diharapkan, angka ini terus menurun, sehingga operasi pencarian dan pertolongan dapat memaksimalkan untuk menemukan korban hilang.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry Resmikan Anjungan Air Minum Wakaf Hasil Kolaborasi Indonesia-Turki

1 Juli 2026 - 21:46 WIB

Purbaya Heran Pengusaha Tak Punya Bisnis Tapi Dapat Restitusi Pajak

29 Juni 2026 - 11:05 WIB

76 Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Ikuti Pembekalan PKL

28 Juni 2026 - 16:43 WIB

PBNU Lantik Pengurus PWNU Aceh, Rektor UIN Ar-Raniry Jadi Katib Syuriyah

28 Juni 2026 - 16:39 WIB

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Trending di News