Menu

Mode Gelap
Purbaya Heran Pengusaha Tak Punya Bisnis Tapi Dapat Restitusi Pajak Sekda Aceh Bersilaturahmi dengan Praja IPDN Asal Aceh di Jatinangor 76 Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Ikuti Pembekalan PKL PBNU Lantik Pengurus PWNU Aceh, Rektor UIN Ar-Raniry Jadi Katib Syuriyah UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

News

Pemerintah Beri Relaksasi KUR untuk Korban Banjir Aceh

badge-check


					Ilustrasi,  Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh Perbesar

Ilustrasi, Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh

JAKARTA – Pemerintah pusat menyiapkan kebijakan relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi masyarakat Aceh yang terdampak banjir dan longsor. Kebijakan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) di Jakarta, Kamis (25/12).

Airlangga menyampaikan dukacita mendalam atas musibah yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Ia menegaskan, pemerintah pusat berkomitmen penuh membantu percepatan pemulihan ekonomi masyarakat, sesuai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

“Pemerintah akan segera menyiapkan langkah-langkah percepatan pemulihan ekonomi bagi masyarakat Aceh yang terdampak,” ujar Airlangga melalui keterangan resminya.

Salah satu langkah utama ialah relaksasi KUR bagi pelaku usaha yang terdampak langsung bencana. Relaksasi tersebut mencakup penghapusan kewajiban pembayaran angsuran pokok dan bunga dalam periode tertentu, guna memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk bertahan dan kembali menggerakkan aktivitas ekonomi.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan berbagai keringanan bagi debitur KUR yang usahanya tidak dapat beroperasi akibat kerusakan. Keringanan itu meliputi perpanjangan tenor pinjaman, masa tenggang pembayaran, hingga penyesuaian suku bunga.

Airlangga menambahkan, sebelumnya Kemenko Perekonomian bersama sejumlah asosiasi pengusaha telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Aceh. Ke depan, pemerintah akan memastikan distribusi bantuan semakin merata, disertai percepatan perbaikan infrastruktur publik yang rusak.

“Perbaikan infrastruktur menjadi fondasi penting bagi pemulihan ekonomi dan kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Purbaya Heran Pengusaha Tak Punya Bisnis Tapi Dapat Restitusi Pajak

29 Juni 2026 - 11:05 WIB

76 Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Ikuti Pembekalan PKL

28 Juni 2026 - 16:43 WIB

PBNU Lantik Pengurus PWNU Aceh, Rektor UIN Ar-Raniry Jadi Katib Syuriyah

28 Juni 2026 - 16:39 WIB

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

25 Juni 2026 - 13:20 WIB

Trending di News