Menu ✖

Mode Gelap
Peduli Lansia, Dinsos Aceh Berikan Kursi Roda kepada Sariana Hasibuan MTQ Julok Lahirkan Bibit Berkualitas Gelapkan Motor Milik Anggota TNI, Pria 24 Tahun Diamankan Polresta Banda Aceh Barito Putera Tak Anggap Laga Tanpa Penonton sebagai Keuntungan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong Diminta Diusut Pembebasan Bersyarat Bechi Diminta Diperiksa Mendalam

News

Pemerintah Beri Relaksasi KUR untuk Korban Banjir Aceh

badge-check


					Ilustrasi,  Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh Perbesar

Ilustrasi, Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh

JAKARTA – Pemerintah pusat menyiapkan kebijakan relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi masyarakat Aceh yang terdampak banjir dan longsor. Kebijakan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) di Jakarta, Kamis (25/12).

Airlangga menyampaikan dukacita mendalam atas musibah yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Ia menegaskan, pemerintah pusat berkomitmen penuh membantu percepatan pemulihan ekonomi masyarakat, sesuai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

“Pemerintah akan segera menyiapkan langkah-langkah percepatan pemulihan ekonomi bagi masyarakat Aceh yang terdampak,” ujar Airlangga melalui keterangan resminya.

Salah satu langkah utama ialah relaksasi KUR bagi pelaku usaha yang terdampak langsung bencana. Relaksasi tersebut mencakup penghapusan kewajiban pembayaran angsuran pokok dan bunga dalam periode tertentu, guna memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk bertahan dan kembali menggerakkan aktivitas ekonomi.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan berbagai keringanan bagi debitur KUR yang usahanya tidak dapat beroperasi akibat kerusakan. Keringanan itu meliputi perpanjangan tenor pinjaman, masa tenggang pembayaran, hingga penyesuaian suku bunga.

Airlangga menambahkan, sebelumnya Kemenko Perekonomian bersama sejumlah asosiasi pengusaha telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Aceh. Ke depan, pemerintah akan memastikan distribusi bantuan semakin merata, disertai percepatan perbaikan infrastruktur publik yang rusak.

“Perbaikan infrastruktur menjadi fondasi penting bagi pemulihan ekonomi dan kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gelapkan Motor Milik Anggota TNI, Pria 24 Tahun Diamankan Polresta Banda Aceh

25 September 2026 - 19:45 WIB

Lantik Kaprodi FTK UIN Ar-Raniry, Rektor: Jangan Persulit Mahasiswa

25 September 2026 - 15:31 WIB

DPR Minta Lapas Cibinong Dievaluasi

24 September 2026 - 20:21 WIB

Perkuat PPID UIN Ar-Raniry, Komisioner KIP Berikan Bimtek Pengelolaan Informasi Publik

24 September 2026 - 20:02 WIB

Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Aborsi, Tiga Pelaku Ditangkap

23 September 2026 - 15:16 WIB

Trending di News