Menu

Mode Gelap
PKB Dukung Prabowo Dua Periode tanpa Gibran BNSP Lakukan Witness di UIN Ar-Raniry, Uji Mutu Sembilan Skema Sertifikasi Masjid Harus Beradaptasi dengan Era Digital Waspada Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem, Jangan Percaya Tawaran Bantuan Lewat Medsos Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Ingin Ketua DPD dari Internal OJK Dorong Peningkatan Kredit UMKM dan Perekonomian Daerah

News

Kemensos sudah Salurkan Rp100,48 Miliar untuk Tanggap Darurat Bencana di Sumatra

badge-check


					Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, dalam konferensi pers bertajuk Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana Jelang Akhir Tahun yang digelar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Senin (29/12/2025). Foto: Amiriyandi InfoPublik

Perbesar

Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, dalam konferensi pers bertajuk Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana Jelang Akhir Tahun yang digelar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Senin (29/12/2025). Foto: Amiriyandi InfoPublik

BANDA ACEH – Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan bantuan bernilai total Rp100,48 miliar guna penanganan tanggap darurat bencana di wilayah Sumatra.

Bantuan yang mencakup beragam kebutuhan dasar serta santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia itu diungkapkan oleh Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, dalam konferensi pers bertajuk Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana Jelang Akhir Tahun yang digelar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Senin (29/12/2025).

Wamensos menyatakan, bantuan tanggap darurat senilai lebih dari Rp100,48 miliar tersebut berupa penyediaan lauk pauk, family kit, kidsware, serta kebutuhan bahan makanan untuk operasional 42 dapur umum.

Bantuan logistik penting itu didistribusikan ke tiga provinsi yang terdampak. Provinsi Aceh menerima alokasi sejumlah Rp43,6 miliar, Sumatra Barat (Sumbar) mendapatkan Rp19,41 miliar, dan Sumatra Utara (Sumut) menerima Rp37,45 miliar.

“Tidak hanya bantuan material untuk kebutuhan hidup, Kemensos juga telah menyalurkan santunan khusus bagi ahli waris korban meninggal dunia,” kata wamensos.

Santunan dengan nilai Rp15 juta per orang tersebut telah dicairkan untuk 86 ahli waris, dengan total penyaluran mencapai Rp1,29 miliar.

Penyaluran tersebut meliputi Kabupaten Pidie untuk 2 orang, Kabupaten Pidie Jaya untuk 30 orang, dan Kota Sibolga untuk 54 orang.

Sementara untuk korban di Kabupaten Padang Panjang, proses pencairan masih menunggu penyelesaian verifikasi data oleh pemerintah daerah dan BNPB.

Lebih jauh, Kemensos telah menyiapkan berbagai bentuk bantuan lanjutan untuk fase pemulihan pascabencana.

Bantuan tersebut antara lain berupa hunian sementara maupun hunian tetap. Setiap keluarga terdampak juga akan menerima bantuan tunai sebesar Rp3 juta secara khusus untuk pembelian perlengkapan dan perabotan rumah tangga.

Dukungan lain yang disiapkan adalah bantuan tunai tambahan sebesar Rp450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan untuk memenuhi kebutuhan lauk pauk.

Untuk pemulihan jangka panjang, pemerintah menyiapkan program pemberdayaan ekonomi dengan nilai stimulan sebesar Rp5 juta per keluarga korban bencana.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BNSP Lakukan Witness di UIN Ar-Raniry, Uji Mutu Sembilan Skema Sertifikasi

6 Februari 2026 - 10:01 WIB

Masjid Harus Beradaptasi dengan Era Digital

6 Februari 2026 - 09:58 WIB

OJK Dorong Peningkatan Kredit UMKM dan Perekonomian Daerah

4 Februari 2026 - 22:42 WIB

Taspen Ajak Peserta Lakukan Autentikasi di Awal Bulan

4 Februari 2026 - 22:38 WIB

Stok Pangan Strategis Aman dan Terkendali Jelang Ramadan 1447 H

4 Februari 2026 - 22:36 WIB

Trending di News