Menu

Mode Gelap
RSUDZA Layani 2.000 Pasien per Hari, Obat Diberikan, Administrasi Diurus Kak Na Ajak Kader Aktif Jalankan 10 Program Pokok PKK Kak Na: Buah Naga Sabang, Meucrop Barang Sekda Aceh Harapkan KORMI Kota Langsa Jadi Lokomotif Budaya Hidup Sehat di Masyarakat Francisco Rivera dan Ambisi Persebaya Menembus Empat Besar Mualem Gelar Silaturahmi Bersama Ulama, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama untuk Aceh Islami

News

Kolaborasi UIN Ar-Raniry dan Pustakawan Perkuat Literasi bagi Penyintas Banjir Aceh Utara

badge-check


					
Tim Program Studi Ilmu Perpustakaan FAH UIN Ar-Raniry bersama Pengurus Daerah IPI Aceh menyerahkan donasi kepada STIES Baktiya dan Ma’had Aly Samudera Pase, Rabu (31/12/2025). Perbesar

Tim Program Studi Ilmu Perpustakaan FAH UIN Ar-Raniry bersama Pengurus Daerah IPI Aceh menyerahkan donasi kepada STIES Baktiya dan Ma’had Aly Samudera Pase, Rabu (31/12/2025).

ACEH UTARA — Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Ar-Raniry Banda Aceh berkolaborasi dengan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Aceh serta Aceh Library Consultant menyalurkan bantuan bagi penyintas banjir di Aceh Utara.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Ar-Raniry Peduli ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga penguatan literasi bagi anak-anak dan keluarga terdampak banjir. Pendampingan dilakukan melalui aktivitas membaca serta distribusi bahan bacaan di lokasi terdampak.

Selain bahan bacaan, tim kolaborasi juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar dan spiritual. Bantuan tersebut meliputi Alquran, Iqra, buku tuntunan shalat, serta paket mukena bagi ibu-ibu penyintas banjir.

Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan FAH UIN Ar-Raniry, Mukhtaruddin mengatakan literasi memiliki peran strategis dalam proses pemulihan pascabencana, terutama bagi anak-anak.

“Literasi membantu anak-anak tetap belajar, berinteraksi, dan membangun kembali harapan di tengah situasi sulit. Karena itu, kegiatan literasi kami integrasikan dengan penyaluran bantuan,” ujar Mukhtaruddin.

Di sisi lain, Pengurus Daerah IPI Aceh juga menyalurkan bantuan biaya hidup kepada pustakawan yang terdampak banjir di Aceh Utara.

Ketua PD IPI Aceh, Nazaruddin, menyebutkan bantuan diberikan sebesar Rp 500.000 per pustakawan yang terdampak parah, berdasarkan pendataan internal IPI Aceh.

“Total dana yang berhasil dihimpun dan disalurkan sementara ini sekitar Rp 11 juta. Dana tersebut berasal dari sumbangan IPI Aceh, IPI Jawa Barat, IPI Yogyakarta, IPI Jawa Tengah, dan IPI Lampung,” kata Nazaruddin.

Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi ini dapat memberikan dampak berkelanjutan, tidak hanya melalui bantuan material, tetapi juga melalui penguatan literasi sebagai fondasi pemulihan masyarakat Aceh Utara pascabencana banjir. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti

9 Mei 2026 - 14:45 WIB

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Trending di News