Menu

Mode Gelap
Purbaya Heran Pengusaha Tak Punya Bisnis Tapi Dapat Restitusi Pajak Sekda Aceh Bersilaturahmi dengan Praja IPDN Asal Aceh di Jatinangor 76 Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Ikuti Pembekalan PKL PBNU Lantik Pengurus PWNU Aceh, Rektor UIN Ar-Raniry Jadi Katib Syuriyah UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

News

Terdengar Nyeleneh ‘Gamis Bini Orang’ Diprediksi Bakal Jadi Tren Baju Lebaran

badge-check


					Terdengar Nyeleneh ‘Gamis Bini Orang’ Diprediksi Bakal Jadi Tren Baju Lebaran Perbesar

JAKARTA – Tiap tahunnya memang selalu saja ada pakaian muslim yang menjadi tren di setiap momen Lebaran.

Sebut saja pakaian warna burgundy yang menjadi tren di baju Lebaran tahun lalu.

Untuk tahun ini, meskipun belum memasuki bulan Ramadan, ramalan tren baju Lebaran yang akan viral sudah mulai terprediksi versi para pedagang pakaian muslim di Pasar Tanah Abang.

Ada yang bilang tren baju Lebaran tahun ini yakni pakaian model rompi lepas.

Tapi ada pula yang meyakini tren baju Lebaran yang bakal viral di tahun ini yakni model gamis bini orang.

Terdengar nyeleneh memang nama modelnya, tapi ternyata penamaan nama model tersebut memang benar terinspirasi dari pakaian istri orang.

“Karena kan yang pakainya pasti istri orang,” ujar Sasqiah, karyawan toko Hagia Sophia menjelaskan model gamis bini orang, Sabtu (10/1/2026),

Tampilan gamis bini orang ini terlihat simpel karena hanya satu warna saja dan menggunakan warna yang soft sehingga tidak terlalu mentereng.

Sasqiah mengatakan, model gamis bini orang di tokonya ini merupakan buatan sendiri.

“Ini kita punya konveksi sendiri,” ujarnya.

Untuk urusan harga, model gamis bini orang ini dibanderol Rp 150 ribu jika membeli satuan.

“Kalau satuan Rp 150 ribu, kalau grosir Rp 135 ribu, kalai ambil kodian itu Rp 125 ribu,” ujarnya.

Selain gamis bini orang, Sasqiah menyebut yang juga banyak diburu pembeli yakni pakaian muslim model gamis Malaysia.

Ada Peningkatan

Sasqiah mengatakan sudah ada peningkatan pembeli baju Lebaran di awal tahun ini.

“Udah kelihatan sih peningkatannya. Peningkatannya sekitar dua sampai tiga kali lipat lah,” kata dia.

Ia memprediksi lonjakan pembeli akan terjadi pada pekan seiring dengan libur panjang terakhir sebelum memasuki bulan Ramadan.

“Biasanya kalau beberapa minggu mau puasa itu bakal ramai karena banyak yang belanja lebih dulu. Nanti ramai lagi pas pertengahan puasa,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Purbaya Heran Pengusaha Tak Punya Bisnis Tapi Dapat Restitusi Pajak

29 Juni 2026 - 11:05 WIB

76 Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Ikuti Pembekalan PKL

28 Juni 2026 - 16:43 WIB

PBNU Lantik Pengurus PWNU Aceh, Rektor UIN Ar-Raniry Jadi Katib Syuriyah

28 Juni 2026 - 16:39 WIB

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

25 Juni 2026 - 13:20 WIB

Trending di News