Menu

Mode Gelap
Puan: Ambang Batas Parlemen 5 Persen Belum Jadi Keputusan Kenji Nishioka Dipanggil Timnas Filipina, Kalteng FC Bawa Nama ke Panggung ASEAN Rekaman CCTV Diduga Bocor, Bank Aceh Diadukan ke OJK dan BI Garuda dan SMSI Aceh Besar Membahas Masa Depan Konektivitas Aceh Pascasarjana UIN Ar-Raniry Yudisium 152 Alumni Baru DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat

News

TSR PMI Banda Aceh Perkuat Solidaritas dan Program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Relawan

badge-check


					IST Perbesar

IST

BANDA ACEH– Tenaga Sukarela (TSR) PMI Kota Banda Aceh memperkuat solidaritas internal sekaligus mematangkan program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga relawan yang meninggal dunia melalui pertemuan silaturahmi dan halal bihalal di kawasan Lambhuk, Minggu (19/4/2026).

Pertemuan yang diikuti belasan anggota TSR tersebut menjadi momentum konsolidasi unit TSR pasca-Idulfitri, sekaligus membahas langkah konkret dalam memperkuat kepedulian terhadap keluarga relawan yang telah berpulang.

Koordinator TSR PMI Banda Aceh, Ibnu Mundzir, mengatakan penguatan solidaritas tidak hanya diwujudkan dalam kebersamaan antaranggota, tetapi juga melalui program nyata yang menyentuh keluarga relawan.

“TSR tidak hanya hadir untuk masyarakat, tetapi juga mendukung keluarga relawan dengan pencari nafkah yang meninggal dunia,” ujarnya, didampingi Sekretaris TSR Munawardi Ismail, Bendahara Husnawati.

Salah satu fokus utama yang dibahas adalah program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga relawan yang membutuhkan dukungan. Program ini akan dimulai dengan pendampingan satu keluarga almarhum relawan yang sebelumnya telah dikunjungi oleh pengurus TSR di Kota Banda Aceh.

Sebagian dukungan berupa dana usaha dari donasi sesama relawan telah disalurkan, namun TSR menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan memberikan dampak jangka panjang.

“Yang terpenting bukan hanya dukungan dana, tetapi bagaimana keluarga bisa mandiri. Karena itu, kami siapkan tim kecil yang akan mendampingi secara langsung,” kata Mundzir.

Selain itu, pertemuan tersebut juga menyepakati pembentukan panitia musyawarah TSR sebagai bagian dari penyegaran organisasi.

Panitia yang terbentuk akan segera berkoordinasi dengan Pengurus PMI Kota Banda Aceh untuk menetapkan jadwal musyawarah dalam waktu dekat.

Mundzir berharap, penguatan solidaritas yang dibangun melalui program pemberdayaan ekonomi ini dapat menjadi model berkelanjutan bagi TSR dalam menjaga hubungan kekeluargaan antarrelawan.

“Semoga langkah ini bisa terus berlanjut dan menjangkau keluarga relawan lain dengan pencari nafkah yang meninggal dunia. Dana dikumpulkan dari sesama relawan. Sesama relawan itu satu keluarga dalam kemanusiaan. Ketika ada relawan yang meninggal, relawan lain perlu ikut memperhatikan keluarga yang ditinggalkan,” pungkasnya. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rekaman CCTV Diduga Bocor, Bank Aceh Diadukan ke OJK dan BI

22 September 2026 - 09:05 WIB

Garuda dan SMSI Aceh Besar Membahas Masa Depan Konektivitas Aceh

21 September 2026 - 19:31 WIB

Pascasarjana UIN Ar-Raniry Yudisium 152 Alumni Baru

20 September 2026 - 19:56 WIB

DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat

19 September 2026 - 22:59 WIB

AISZAWA 2026 di UIN Ar-Raniry, Rektor: Zakat dan Wakaf Harus Berdampak pada Masyarakat

18 September 2026 - 08:45 WIB

Trending di News