Menu

Mode Gelap
Pemerintah Aceh Angkat 228 Pegawai Negeri Sipil Mujiburrahman Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode Kedua 2026–2030 Peringati Hari Didong, Ketua KNA Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Gayo Pemerintah Aceh Jelaskan Posisi Bantuan Kementan untuk Pemulihan Sawah dan Kebun Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara Dirut SIG Turun ke Aceh, Pastikan Pasokan Semen Kembali Stabil

News

Wali Nanggroe Minta Rakyat Aceh Bersatu

badge-check


					IST Perbesar

IST

BANDA ACEH — Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk memperkuat persatuan demi pembangunan daerah ke depan.

Kabag Kerjasama dan Humas Wali Nanggroe Zulfikar Idris mengatakan, seruan tersebut disampaikan saat menerima audiensi perwakilan ulama muda Aceh di Meuligoe Wali Nanggroe, Rabu 22 April 2026.

Dalam pertemuan itu, Wali Nanggroe menekankan pentingnya kebersamaan antara umara (pemerintah), ulama, dan tokoh masyarakat sebagai fondasi utama dalam membangun Aceh yang lebih baik.

“Kita semua agar dapat bersatu, baik itu umara, ulama, maupun tokoh masyarakat, untuk membangun Aceh di masa yang akan datang,” kata Wali Nanggroe.

Audiensi tersebut dihadiri oleh perwakilan ulama muda yang dipimpin Abu Yusri Wali, didampingi Abi Hamdani, Tgk Halimi Mahmud, Abi Fachrul, Tgk Khairun Nufus, Tgk Irvan, Tgk Dedi, dan Tgk Ilyas Thaeb.

Dalam kesempatan itu, Abu Yusri Wali menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Wali Nanggroe. Ia juga mengungkapkan rencana ulama muda untuk menggelar kegiatan silaturahmi yang melibatkan unsur umara, ulama, dan tokoh masyarakat di Aceh.

“Kami datang untuk meminta nasihat, saran, dan pandangan agar rencana silaturahmi ini dapat terlaksana dengan baik. Kami juga sangat berharap kehadiran Wali Nanggroe sebagai tokoh pemersatu masyarakat Aceh,” ujar Abu Yusri.

Menurutnya peran Wali Nanggroe sangat penting sebagai figur penengah dan simbol persatuan masyarakat Aceh, mengingat lembaga tersebut bersifat independen dan mencakup berbagai aspek, mulai dari keagamaan, adat, hingga pemerintahan.

Sementara itu, Wali Nanggroe yang didampingi Anggota Majelis Tuha Peut Jufri Hasanuddin dan Staf Khusus Prof. Dr. Rustam Effendi menyambut baik inisiatif tersebut.

Wali Nanggroe juga memberikan pandangan dan dukungan agar kegiatan silaturahmi dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi masyarakat.[]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemerintah Aceh Angkat 228 Pegawai Negeri Sipil

6 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Mujiburrahman Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode Kedua 2026–2030

6 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Peringati Hari Didong, Ketua KNA Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Gayo

6 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

5 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Dirut SIG Turun ke Aceh, Pastikan Pasokan Semen Kembali Stabil

5 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Trending di News