Menu

Mode Gelap
Jangan Biarkan Tambang Aceh Dikuasai Luar Komisi I DPRA Dorong Pemkab dan DPRK Aceh Timur Proaktif Selesaikan Sengketa Lahan HGU DPRK Minta Pemko Tindak Tegas Pelanggaran GSB dan Tata Kabel Provider Seluruh Fraksi DPRK Setujui Raqan Pertanggungjawaban APBK Banda Aceh 2025 Fraksi PKS Ungkap Catatan Kritis terhadap Pertanggungjawaban APBK 2025 Fraksi PAN Sorot Tata Kelola Perparkiran di Kota Banda Aceh

News

UIN Ar-Raniry Perkuat Kapasitas Pengurus Ormawa

badge-check


					UIN Ar-Raniry Perkuat Kapasitas Pengurus Ormawa Perbesar

BANDA ACEH– Sebanyak 120 pimpinan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh dibekali pembinaan dan penguatan kapasitas tata kelola organisasi. Kegiatan yang diselenggakan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) berlangsung di Aula lantai 3 gedung Rektorat, Selasa, (19/5/2026).

Mewakili Rektor, Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, Dr Sabirin, menekankan pentingnya organisasi kemahasiswaan sebagai ruang pengembangan karakter, kepemimpinan, serta kemampuan berpikir kritis bagi mahasiswa.

“Kampus membutuhkan mahasiswa yang mampu bertarung dalam ide dan gagasan, bukan konflik fisik,” ujarnya saat membuka acara.

Sementara itu, Ketua LPM UIN Ar-Raniry, Dr Abdul Jalil Salam, menyebut organisasi kemahasiswaan merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran, pengembangan karakter, serta peningkatan kemampuan manajerial mahasiswa.

Ia berharap peserta dapat memanfaatkan kegiatan selama dua hari tersebut untuk meningkatkan kualitas diri dan organisasi, serta aktif berdiskusi dengan narasumber, agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam tata kelola organisasi yang lebih baik dan professional di masa mendatang.

Sebelumnya, ketua panitia, Prof Dr Husna Amin, mengatakan organisasi kemahasiswaan memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi kepemimpinan dan profesionalisme mahasiswa. Peningkatan kapasitas pengurus Ormawa perlu dilakukan melalui pembinaan yang terstruktur, terutama dalam pengembangan soft skill seperti kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, negosiasi, dan problem solving.

Husna menegaskan bahwa penting dilaksanakan pembinaan bagi pimpinan ormawa. Untuk itu, LPM mengundang ketua dan sekretaris Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) baik ditingkat universitas maupun fakultas, serta perwakilan himpunan mahasiswa program studi di Lingkungan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

“Mereka dibekali berbagai materi dalam rangka membentuk kepemimpinan yang berkarakter dan berintegritas”, ujarnya.

Husna menambahkan, pembekalan tersebut, panitia meghadirkan dua narasumber, yakni Saiful Mahdi dari Departemen Statistika FMIPA dan Rizanna Rosemary dari Departemen FISIP Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Memanfaatkan Medsos sebagai sarana advokasi

Saiful Mahdi, dalam pemaparannya mengatakan mahasiswa dapat memanfaatkan media sosial (medsos) sebagai sarana advokasi, pendidikan dan perjuangan sosial di tengah kuatnya pengaruh influencer di ruang digital.

“Kalau influencer bisa membuat perubahan, maka mahasiswa juga bisa menjadi influencer untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Saiful menilai, media sosial saat ini memiliki pengaruh yang sangat besar, namun tidak seluruh konten yang beredar memiliki kualitas yang baik. Karena itu, mahasiswa dituntut lebih cerdas dalam memilih dan memilah informasi yang dikonsumsi maupun disebarkan di media sosial.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry dan UIN Padangsidimpuan Bahas Penguatan Jejaring Program Doktor Studi Islam

24 Juli 2026 - 15:11 WIB

FAH UIN Ar-Raniry Raih Penghargaan Digitalisasi Manuskrip di ADIA 2026

24 Juli 2026 - 15:03 WIB

Kemkomdigi Peringatkan Operator untuk Pastikan Kepatuhan Registrasi Biometrik hingga Gerai

24 Juli 2026 - 13:11 WIB

Komdigi Hormati Putusan MK, Siap Kaji Aturan Pelindungan Sisa Kuota Internet

24 Juli 2026 - 13:08 WIB

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Persoalan Pengembangan Kawasan Bebas Sabang

23 Juli 2026 - 22:52 WIB

Trending di News