Menu ✖

Mode Gelap
Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden UIN Ar-Raniry dan Pijar Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Disabilitas Rektor UIN Ar-Raniry Lepas 19 Anggota Kontingen OASE PTKIN 2026 Proyek Interior Banda Aceh Academy Rp1,5 Miliar Dimenangkan CV Nuansa Indah Persib Tebar Tekanan ke Persija di Puncak Klasemen Pria 59 Tahun Diduga Cabuli Dua Anak di Banda Aceh, Ditangkap di TPI Lampulo

Pemerintahan

Sekda Aceh Sambut Rencana Investasi Pabrik Metanol di Lhokseumawe

badge-check


					Sekda Aceh Sambut Rencana Investasi Pabrik Metanol di Lhokseumawe Perbesar

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir menerima kunjungan manajemen PT Indoasia Oil Tank Terminal di Ruang Rapat Sekda Aceh, Senin (13/7). Pertemuan tersebut membahas rencana investasi perusahaan di sektor hilirisasi gas melalui pembangunan pabrik metanol di Kota Lhokseumawe.

Dalam kesempatan itu, M. Nasir menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas ketertarikan PT Indoasia Oil Tank Terminal untuk menanamkan investasi di Aceh. Menurutnya, Pemerintah Aceh berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memberikan dukungan bagi investor yang ingin mengembangkan usaha di daerah.

“Pemerintah Aceh terbuka terhadap investasi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. Kami menyambut baik setiap calon investor yang ingin berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja di Aceh,” ujar M. Nasir.

Dalam paparannya, pihak perusahaan menjelaskan rencana pembangunan pabrik metanol di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe. Proyek tersebut dirancang memanfaatkan potensi gas alam sebagai bahan baku utama untuk menghasilkan metanol yang dibutuhkan industri nasional.

Selain berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap impor metanol, pembangunan pabrik itu juga diproyeksikan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah, antara lain melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan kompetensi sumber daya manusia lokal, serta mendorong tumbuhnya industri hilir berbasis metanol seperti formaldehida, asam asetat, dimetil eter (DME), dan produk petrokimia lainnya.

Pemerintah Aceh berharap rencana investasi tersebut dapat segera direalisasikan sehingga mampu memperkuat sektor industri berbasis gas di Aceh, sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah melalui pengembangan industri hilir yang berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dek Fadh Bersama Wakil Ketua KPK Serahkan Penghargaan Desa Antikorupsi kepada 15 Gampong di Aceh

21 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

20 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

18 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Wali Kota Sabang Ajak Masyarakat Bangga dan Gunakan Produk UMKM Lokal

17 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Kabut Asap Mulai Selimuti Banda Aceh, Warga Diminta Waspada

16 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Trending di Pemerintahan