Menu

Mode Gelap
PSIS Matangkan Transisi, WCP Pelajari Celah Semen Padang PSS Fokus Redam Penguasaan Bola Dewa United Persik Siapkan Taktik Hadapi Arema di Derby Jatim Arema FC Tak Bergantung Striker Murni, Tujuh Gol Jadi Modal Hadapi Persik Data Desil Jadi Sumber Salah Paham, BPS Diminta Bergerak Cepat Komisi VIII Dorong Penguatan Layanan Haji di Daerah

Pemerintahan

Sekda Aceh Sambut Rencana Investasi Pabrik Metanol di Lhokseumawe

badge-check


					Sekda Aceh Sambut Rencana Investasi Pabrik Metanol di Lhokseumawe Perbesar

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir menerima kunjungan manajemen PT Indoasia Oil Tank Terminal di Ruang Rapat Sekda Aceh, Senin (13/7). Pertemuan tersebut membahas rencana investasi perusahaan di sektor hilirisasi gas melalui pembangunan pabrik metanol di Kota Lhokseumawe.

Dalam kesempatan itu, M. Nasir menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas ketertarikan PT Indoasia Oil Tank Terminal untuk menanamkan investasi di Aceh. Menurutnya, Pemerintah Aceh berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memberikan dukungan bagi investor yang ingin mengembangkan usaha di daerah.

“Pemerintah Aceh terbuka terhadap investasi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. Kami menyambut baik setiap calon investor yang ingin berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja di Aceh,” ujar M. Nasir.

Dalam paparannya, pihak perusahaan menjelaskan rencana pembangunan pabrik metanol di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe. Proyek tersebut dirancang memanfaatkan potensi gas alam sebagai bahan baku utama untuk menghasilkan metanol yang dibutuhkan industri nasional.

Selain berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap impor metanol, pembangunan pabrik itu juga diproyeksikan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah, antara lain melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan kompetensi sumber daya manusia lokal, serta mendorong tumbuhnya industri hilir berbasis metanol seperti formaldehida, asam asetat, dimetil eter (DME), dan produk petrokimia lainnya.

Pemerintah Aceh berharap rencana investasi tersebut dapat segera direalisasikan sehingga mampu memperkuat sektor industri berbasis gas di Aceh, sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah melalui pengembangan industri hilir yang berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Data Desil Jadi Sumber Salah Paham, BPS Diminta Bergerak Cepat

18 September 2026 - 13:36 WIB

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

16 September 2026 - 14:06 WIB

Dek Fadh Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

16 September 2026 - 13:53 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

8 September 2026 - 16:09 WIB

Pemerintah Aceh Pacu Aturan Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang

7 September 2026 - 14:53 WIB

Trending di Pemerintahan