PSIS Semarang terus mematangkan persiapan menghadapi pekan kedua Pegadaian Championship 2026/27. Mahesa Jenar dijadwalkan bertandang menghadapi Semen Padang FC di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Bekasi, Minggu (20/9) malam.
Pelatih PSIS, Widodo Cahyono Putro, mengatakan timnya masih memiliki waktu untuk memperbaiki sejumlah aspek permainan sebelum menghadapi Kabau Sirah.
Widodo mengaku senang dengan kondisi para pemainnya. Meski terdapat satu-dua pemain yang sempat mengalami kendala, kondisi tersebut diperkirakan tidak mengganggu persiapan tim.
“Pemain dalam kondisi yang cukup bagus, meski ada satu-dua pemain yang agak terkendala, namun sudah bisa pulih sebelum berangkat ke Bekasi melawan Semen Padang,” kata Widodo.
PSIS membawa modal positif setelah mengalahkan PSPS Pekanbaru 2-1 pada laga perdana di Stadion Jatidiri, Semarang. Kendati meraih kemenangan, Widodo tetap melakukan evaluasi terhadap penampilan timnya.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah transisi dari menyerang ke bertahan. Selain itu, tim pelatih juga mempelajari pola permainan Semen Padang, termasuk cara membongkar pertahanan lawan.
“Persiapan kami tentunya dari hasil laga pertama, kita evaluasi bagaimana kita perbaiki transisi dari menyerang ke bertahan hingga juga beberapa aspek lainnya. Bagaimana juga kita melihat game plan Semen Padang,” ujarnya.
“Kita pelajari bagaimana membongkar pertahanan mereka. Kita eksplor mana-mana yang jadi titik kelemahan mereka yang mungkin bisa kita manfaatkan,” sambungnya.
PSIS dan Semen Padang sama-sama mengawali kompetisi dengan kemenangan. PSIS menundukkan PSPS 2-1 di kandang, sedangkan Semen Padang mencuri kemenangan 1-0 atas Persiraja Banda Aceh pada laga tandang.
Pada pertandingan pembuka, PSIS tampil agresif di hadapan pendukungnya. Sebanyak 14.874 penonton tercatat hadir langsung menyaksikan pertandingan di Stadion Jatidiri.
Widodo mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena dengan kemenangan pada laga perdana karena kompetisi masih panjang.
“Bersyukur PSIS bisa memenangkan pertandingan pertama. Kita perbaiki yang perlu diperbaiki. Jangan berpuas diri karena kompetisi baru berjalan satu pertandingan, masih sangat panjang,” katanya.











