Menu

Mode Gelap
Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu BSN Championship 2026 Perebutkan Hadiah Total Rp175 Juta, Abeh Ubee Abeh! Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri Shayne Pede Tatap Laga Melawan Persib Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

News

Aceh–Rusia Tandatangani MoU Kerjasama

badge-check


					Aceh–Rusia Tandatangani MoU Kerjasama Perbesar

Vladivostok – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Region Ivanovo, Rusia. Kesepakatan ini membuka jalan bagi penguatan kerja sama di berbagai bidang strategis, mulai dari pendidikan, kebudayaan, kesehatan, ekonomi, investasi, inovasi, hingga pengembangan kongres dan pameran internasional.

Penandatanganan berlangsung di Vladivostok, tempat berlangsungnya forum Eastern Economic Forum (EEF), Jumat 5 September 2025. Dihadiri sejumlah pejabat tinggi Region Ivanovo, termasuk Tumanova Yulia Evgenievna, Rodionov Nikita, dan Oleg Gorbunov.

Wali Nanggroe didampingi Konsul Kehormatan Republik Indonesia di Vladivostok, Anton A. Zubko, serta Staf Khusus Wali Nanggroe Bidang Diplomasi dan Kerjasama Luar Negeri, Dr. Mohammad Raviq.

Kabag Kerjasama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris mengatakan, penandatanganan dilakukan langsung oleh Tumanova Yulia Evgenievna selaku Direktur Jenderal Badan Penarik Investasi Ivanovo, dan Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar.

Wali Nanggroe menegaskan bahwa MoU ini adalah sebuah langkah awal untuk membangun jembatan kolaborasi nyata antara Aceh dan Ivanovo. “Aceh terbuka menjadi mitra strategis Ivanovo dan siap belajar dari keunggulan mereka, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan industri tekstil,” kata Wali Nanggroe.

MoU tersebut menekankan pentingnya prinsip kesetaraan, saling menguntungkan, saling menghormati, dan saling percaya. Kesepakatan ini juga menegaskan komitmen kedua pihak untuk melaksanakan kerja sama dalam koridor hukum yang berlaku di Federasi Rusia maupun Republik Indonesia.

Setiap inisiatif spesifik akan ditindaklanjuti melalui kontrak atau perjanjian terpisah sesuai kebutuhan, dengan fleksibilitas implementasi yang memungkinkan adaptasi terhadap kondisi kedua belah pihak.

“Dengan adanya MoU ini, kami berharap akan ada peningkatan dalam pendidikan dan kesehatan, sekaligus nilai tambah bagi komoditas Aceh melalui transfer teknologi dan standar mutu dari Ivanovo. Selain itu, kerja sama ini membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk Aceh di Rusia,” kata Wali Nanggroe.

Region Ivanovo dikenal sebagai pusat industri tekstil terbesar di Rusia. Terletak sekitar 300 kilometer di timur laut Moskow, Ivanovo sering dijuluki “Kota Pengantin” karena sejarah panjangnya dalam manufaktur pakaian sejak abad ke-19.

Selain industri tekstil, wilayah ini juga memiliki universitas terkemuka, kekayaan budaya, serta sektor pariwisata yang terus berkembang. Potensi tersebut sangat relevan dengan Aceh yang kaya akan sumber daya alam, pertanian, pariwisata, serta produk unggulan seperti kopi Gayo, rempah-rempah, dan industri halal.

Pihak Region Ivanovo menyambut positif penandatanganan ini dan menegaskan tekad untuk menindaklanjutinya dengan langkah konkret. Mereka melihat Aceh sebagai mitra potensial di kawasan Asia Tenggara, terutama dalam konteks perdagangan dan investasi.

“Kami menyambut baik kerja sama ini dan berharap segera diwujudkan dalam bentuk program-program nyata yang saling menguntungkan,” kata Tumanova Yulia Evgenievna selaku Direktur Jenderal Badan Penarik Investasi Ivanovo.

Nota kesepahaman berlaku sejak ditandatangani tanpa batas waktu tertentu, namun dapat diakhiri secara sepihak dengan pemberitahuan minimal satu bulan sebelumnya.[]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Bank Aceh Syariah dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Pensiun

5 Mei 2026 - 21:56 WIB

Trending di News