BANDA ACEH — UIN Ar-Raniry Banda Aceh menambah paket berbuka puasa menjadi 2.500 paket per hari selama Ramadan 1447 Hijriah. Penambahan dilakukan setelah jumlah penerima manfaat membludak dalam beberapa hari terakhir.
Semula panitia menyiapkan 2.000 paket per hari. Kegiatan dipusatkan di Auditorium Prof Ali Hasjmy dan terbuka bagi sivitas akademika serta masyarakat umum.
Ketua panitia, Muqni Affan, mengatakan lonjakan jumlah warga yang datang mendorong panitia mengevaluasi kuota.
“Animo masyarakat sangat tinggi. Agar lebih banyak yang terlayani, kami tingkatkan menjadi 2.500 paket per hari,” kata Muqni, Rabu, (25/2/2026).
Pantauan di lokasi, warga mulai berdatangan sejak sore. Pelajar dan mahasiswa tampak mendominasi antrean. Panitia membagikan paket berisi nasi, makanan ringan, teh, dan buah. Paket-paket itu disusun hingga lantai dua auditorium. Akses masuk diatur dengan sistem antre untuk mencegah penumpukan.
Muqni menyebut penambahan kuota mendapat persetujuan cepat dari pihak donatur dan rektor. “Begitu kebutuhan tambahan kami sampaikan, dukungan langsung diberikan,” ujarnya.
Menurut Mujiburrahman, ini tahun ketiga kampusnya menerima bantuan Ramadan dari Pemerintah Uni Emirat Arab. Program iftar jama’i tersebut merupakan bagian dari bantuan Ramadan UEA melalui Zayed for Good Foundation, bekerja sama dengan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.
Ia menjelaskan, lokasi kegiatan tahun ini dipindahkan dari Masjid Fathun Qarib ke auditorium kampus setelah evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya. Faktor cuaca, terutama tingginya curah hujan pada Februari, menjadi pertimbangan.
“Ruang tertutup membuat kegiatan lebih tertib dan nyaman,” kata Mujib.
Selain di kampus, panitia juga menyalurkan 1.000 paket per hari pada 22–24 Februari 2026 di Masjid Raya Baiturrahman. Adapun pada 25–27 Februari 2026, pembagian dilakukan di Dayah Mahyal Ulum dengan 500 paket per hari. [ ]







