Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

News

Bupati Al-Farlaky Tinjau dan Rencanakan Pembangunan Jembatan Naleung

badge-check


					Bupati Al-Farlaky Tinjau dan Rencanakan Pembangunan Jembatan Naleung Perbesar

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Timur meninjau langsung kondisi Jembatan Gampong Naleung di Kecamatan Julok, Senin (7/10/2025).

Jembatan sepanjang kurang lebih 94 meter tersebut saat ini sudah ambruk dan tidak dapat digunakan. Padahal, jembatan ini merupakan akses vital bagi masyarakat, termasuk para pelajar Gampong Naleung yang setiap hari melintasi jalur itu menuju sekolah dan pusat kegiatan ekonomi di Kota Julok.

Bupati Al-Farlaky menyaksikan sendiri kondisi di lapangan. Saat ini, untuk menyeberang dari Naleung, masyarakat terpaksa menggunakan perahu rakit yang dirancang khusus sebagai sarana penyeberangan. Sedikitnya terdapat tiga perahu yang beroperasi secara bergilir membantu warga menyeberang saban hari.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Al-Farlaky menegaskan komitmennya untuk segera membangun kembali jembatan Naleung. Ia bahkan turut memboyong Kepala Dinas PUPR Aceh Timur, Muslim, untuk meninjau langsung lokasi dan menghitung kebutuhan awal pembangunan.

“Kita akan upayakan pembangunan jembatan ini secepat mungkin. Saya sudah menandatangani usulan pembangunan ke pusat melalui dana APBN. Namun jika belum direspons, akan kita siapkan opsi melalui APBK Aceh Timur. Saat ini kita sedang membahas pola perencanaan terbaik bersama Kadis PU,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa terdapat dua opsi bentuk jembatan yang akan dibangun. Opsi pertama berupa jembatan gantung yang cocok untuk pejalan kaki dan sepeda motor, sementara opsi kedua berupa jembatan permanen seperti semula yang dapat dilalui kendaraan roda empat.

“Untuk saat ini, kita rencanakan pola dasar dulu, bukan jembatan gantung. Kita ingin hasilnya kokoh dan bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tegas Al-Farlaky.

Bupati juga mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan Naleung bukan hal baru baginya. Ia telah mengusulkan proyek ini sejak masih menjabat sebagai anggota DPRA, namun kala itu belum terealisasi. Kini, dengan posisinya sebagai Bupati, ia memastikan aspirasi masyarakat tersebut akan diwujudkan.

“Saya sudah lama mengenal aspirasi masyarakat Naleung. Dulu sempat kita usulkan, namun belum terealisasi. Sekarang saatnya kita jawab kebutuhan itu secara nyata,” katanya.

Meski saat ini pemerintah daerah tengah menghadapi masa efisiensi anggaran, Bupati Al-Farlaky menegaskan bahwa perhatian terhadap wilayah pedalaman dan pesisir tetap menjadi prioritas utama.

“Tantangan kita memang pada efisiensi, tapi kita akan mencari format pembangunan yang efektif dan minimalis tanpa mengurangi kualitas. Masih banyak infrastruktur jembatan di wilayah pedalaman Aceh Timur yang perlu kita sentuh,” pungkasnya.(***)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

25 Juni 2026 - 13:20 WIB

Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru

24 Juni 2026 - 15:31 WIB

Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

23 Juni 2026 - 20:27 WIB

Trending di News