Menu

Mode Gelap
Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu BSN Championship 2026 Perebutkan Hadiah Total Rp175 Juta, Abeh Ubee Abeh! Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri Shayne Pede Tatap Laga Melawan Persib Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

News

Dapur Cerdas Inflasi, Cara Ibu-Ibu Aceh Berperan dalam Menjaga Stabilitas Harga Pangan

badge-check


					Cooking Class Dapur Cerdas Inflasi di Kuala Village Restaurant, Banda Aceh (10/10). Perbesar

Cooking Class Dapur Cerdas Inflasi di Kuala Village Restaurant, Banda Aceh (10/10).

BANDA ACEH– Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Aceh, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Aceh dan Kota Banda Aceh, menyelenggarakan kegiatan Cooking Class Dapur Cerdas Inflasi di Kuala Village Restaurant, Banda Aceh (10/10).

Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 75 peserta ibu rumah tangga ini dibuka oleh Kepala Tim Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA) Bank Indonesia Provinsi Aceh, Lenny Novita, serta turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banda Aceh, Dessy Maulidha Azwar, beserta anggota TP PKK Provinsi Aceh dan Kota Banda Aceh, Ikatan Wanita Perbankan (IWABA) Aceh, Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPEBI) Aceh, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Aceh, dan beberapa pelaku UMKM dari Lampuuk.

Cooking Class dipandu oleh Assistant Executive Chef Hermes Palace Hotel, Chef Muhammad Idris, dengan memasak Ikan Kerapu Kari Khas Aceh menggunakan bumbu cabai bubuk, bahan pangan lokal yang hemat, bergizi, dan tahan lama.

Dalam sambutannya, Lenny menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi komunikasi efektif dalam pelaksanaan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

“Melalui Cooking Class Dapur Cerdas Inflasi, kami ingin menyampaikan pesan bahwa menghadapi fluktuasi harga pangan, ibu-ibu dapat menjadi bagian dari solusi—dengan berbelanja bijak, memasak kreatif, dan memanfaatkan bahan lokal secara cerdas,” ujar Lenny.

Ia menjelaskan bahwa pengendalian inflasi pangan merupakan tanggung jawab bersama, karena bahan pangan seperti cabai, bawang merah, dan tomat merupakan komoditas bergejolak (volatile foods) yang sering menjadi penyumbang inflasi di Aceh, sehingga perilaku konsumsi dan belanja bijak menjadi penting.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa cabai tidak hanya harus digunakan dalam bentuk segar, tetapi juga bisa diolah menjadi cabai kering, bubuk, atau pasta, yang hemat, awet, serta tetap sehat dan lezat. Cara ini dapat menekan permintaan terhadap cabai segar ketika harga naik, sehingga turut menstabilkan harga di pasar,”ujarnya.

Lebih lanjut, dijelaskan 4 (empat) Langkah Belanja Bijak yang dikampanyekan oleh Bank Indonesia, yakni:
1. Bijak Membeli – belilah sesuai kebutuhan, tidak berlebihan;
2. Bijak Memilih – utamakan pangan lokal dan bumbu olahan yang awet dan hemat;
3. Bijak Konsumsi – hentikan perilaku boros pangan, jangan sampai ada makanan terbuang;
4. Bijak Bertransaksi – Cinta, Bangga, Paham Rupiah, biasakan transaksi non-tunai menggunakan QRIS, yang lebih Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Handal (Cemumuah).

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Banda Aceh, Dessy Maulidha Azwar, dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif Bank Indonesia yang mengedukasi masyarakat, khususnya kaum ibu, melalui kegiatan yang menyenangkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa dapur bukan sekadar tempat memasak, tetapi juga benteng pertama dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga,” ujar Dessy.

Menurutnya, gerakan “Dapur Cerdas Inflasi” sejalan dengan 10 Program Pokok PKK, khususnya dalam bidang pangan, kesehatan, dan ekonomi keluarga. Ia mengajak para ibu untuk memulai langkah kecil seperti menanam cabai di pekarangan rumah, membuat stok cabai kering atau bubuk saat harga turun, serta belanja secukupnya dan mendukung produk lokal.

Melalui pendekatan kolaboratif dan edukatif seperti Cooking Class Dapur Cerdas Inflasi, Bank Indonesia Aceh bersama TPID dan mitra strategis, terus berupaya membangun kesadaran masyarakat bahwa pengendalian inflasi tidak hanya menjadi peran pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat, termasuk para ibu rumah tangga yang bijak dan kreatif di dapur, turut berkontribusi menjaga kestabilan harga dan ketahanan pangan.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Bank Aceh Syariah dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Pensiun

5 Mei 2026 - 21:56 WIB

Trending di News