Menu ✖

Mode Gelap
Wali Kota Sabang Ajak Masyarakat Bangga dan Gunakan Produk UMKM Lokal Polresta Banda Aceh Amankan Empat Nelayan, Temukan Dugaan Ganja di Kapal DPR Kritik Penanganan Karhutla DPR Minta Regulator Benahi Tata Kelola Pasar Modal Kabut Asap Mulai Selimuti Banda Aceh, Warga Diminta Waspada DPRK Banda Aceh Minta Wali Kota Pertimbangkan Sekolah Daring Imbas Kabut Asap

News

DPR Minta Regulator Benahi Tata Kelola Pasar Modal

badge-check


					Anggota Komisi XI DPR RI, Amin Ak. Foto: Kresno/Karisma Perbesar

Anggota Komisi XI DPR RI, Amin Ak. Foto: Kresno/Karisma

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak meminta pemerintah dan regulator mempercepat pembenahan pasar modal menyusul usulan Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

“Ini peringatan serius, tetapi bukan keputusan final. Investor tidak perlu panik. Pemerintah, regulator, dan pelaku pasar harus menjadikannya momentum untuk berbenah,” kata Amin dalam keterangan tertulis yang dikutip Parlementaria di Jakarta, Sabtu (17/10).

MSCI dijadwalkan mengumumkan keputusan akhir paling lambat Juni 2027, dengan periode konsultasi hingga 30 April 2027. Menurut Amin, masih tersedia waktu bagi Indonesia untuk menunjukkan perbaikan nyata dalam tata kelola dan transparansi pasar modal agar usulan tersebut dapat ditinjau kembali.

Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI itu menegaskan, penilaian MSCI berfokus pada struktur dan tata kelola pasar, termasuk transparansi kepemilikan saham dan dugaan perdagangan terkoordinasi, bukan pada kondisi makroekonomi Indonesia. Ia menilai fundamental ekonomi nasional tetap solid, ditopang pertumbuhan ekonomi, konsumsi domestik, dan basis investor ritel yang terus berkembang.

Amin meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkuat penegakan hukum, meningkatkan keterbukaan kepemilikan saham, serta menetapkan jadwal dan sanksi yang jelas terkait penerapan batas minimum free float 15 persen. Ia juga mendorong regulator menyampaikan perkembangan reformasi secara berkala kepada investor global dan aktif dalam proses konsultasi MSCI.

“Kami akan menggunakan fungsi pengawasan untuk meminta penjelasan OJK, BEI, Kementerian Keuangan, dan Bank Indonesia. Kami ingin memastikan langkah-langkah perbaikan berjalan terukur dan berbatas waktu, termasuk kesiapan menghadapi arus modal jika usulan ini akhirnya diputuskan,” ujarnya. Amin menegaskan, kepercayaan investor harus dibangun melalui bukti reformasi yang konsisten agar Indonesia tetap berada dalam kelompok Emerging Market pada Juni 2027.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polresta Banda Aceh Amankan Empat Nelayan, Temukan Dugaan Ganja di Kapal

17 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPR Soroti Plagiarisme dan Perjokian Akademik, Integritas Pendidikan Terancam

16 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Wali Nanggroe Aceh Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Investasi dengan Singapura

15 Oktober 2026 - 20:51 WIB

UIN Ar-Raniry-LIPIA Siapkan Kelas Bahasa Arab Gratis bagi Mahasiswa

14 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Tenaga Ahli Menag Dorong Mahasiswa MHU UIN Ar-Raniry Garap Peluang Bisnis Haji dan Umrah

14 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Trending di News