Menu

Mode Gelap
Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Aborsi, Tiga Pelaku Ditangkap KPT Banda Aceh Bina PN BNA: Jangan Obral Putusan Bebas FPRMI Aceh Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh Komisi XI Minta OJK Awasi Digitalisasi Perbankan agar Tak Jadi Dalih PHK Komisi XI Minta BWI dan DSI Buktikan Peran, Bukan Sekadar Ajukan Proposal Puan: Ambang Batas Parlemen 5 Persen Belum Jadi Keputusan

News

IDF Tolak Bertanggung Jawab atas Gugurnya Tiga Personel TNI

badge-check


					IDF Tolak Bertanggung Jawab atas Gugurnya Tiga Personel TNI Perbesar

JAKARTA – Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada Selasa (31/3/2026), membuat pernyataan merespons gugurnya tiga personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon (Unifil). Tiga personel TNI itu gugur dalam dua peristiwa yang berbeda di Lebanon selatan, dekat perbatasan Israel.

Dalam pernyataan di Telegram, IDF menyebut, insiden-insiden tersebut sedang “ditinjau secara menyeluruh untuk mengklarifikasi keadaan dan menentukan apakah insiden tersebut diakibatkan oleh aktivitas Hizbullah atau aktivitas IDF,” dikutip dari Independent.

IDF pun menjelaskan, peristiwa itu terjadi di zona peperangan yang melibatkan kedua pihak. Sehingga mereka meminta agar tidak ada asumsi mengenai pihak yang bertanggung jawab.

“Perlu dicatat bahwa insiden-insiden ini terjadi di area pertempuran aktif. Oleh karena itu, tidak boleh diasumsikan bahwa insiden-insiden di mana tentara Unifil terluka disebabkan oleh IDF,” kata IDF.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan, total tiga prajurit gugur akibat insiden fatal dalam 24 jam terakhir di Lebanon selatan. Mereka merupakan personel Satgas Yonmek XXIII-S/Unifil.

Selain itu, terdapat tiga personel TNI lainnya yang mengalami luka berat sehingga harus diterbangkan ke rumah sakit di Beirut. Secara total, ada delapan personel TNI yang bertugas dalam naungan PBB, menjadi korban, baik gugur, luka berat, dan luka ringan. Pun pangkatnya bervariasi, mulai perwira, bintara, dan tamtama.

Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar (gugur)

Sertu Muhammad Nur Ichwan (gugur)

Praka Farizal Rhomadhon (gugur)

Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana (luka berat)

Praka Deni Rianto (luka berat)

Praka Rico Pramudia (luka berat)

Praka Bayu Prakoso (luka ringan)

Praka Arif Kurniawan (luka ringan)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Aborsi, Tiga Pelaku Ditangkap

23 September 2026 - 15:16 WIB

KPT Banda Aceh Bina PN BNA: Jangan Obral Putusan Bebas

23 September 2026 - 15:06 WIB

FPRMI Aceh Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh

23 September 2026 - 14:58 WIB

Komisi XI Minta OJK Awasi Digitalisasi Perbankan agar Tak Jadi Dalih PHK

23 September 2026 - 14:45 WIB

Rekaman CCTV Diduga Bocor, Bank Aceh Diadukan ke OJK dan BI

22 September 2026 - 09:05 WIB

Trending di News