Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

News

Kapolda Aceh Terobos Jalanan Berlumpur untuk Tiba di Tamiang, Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Cepat dan Terkoordinasi

badge-check


					Kapolda Aceh Terobos Jalanan Berlumpur untuk Tiba di Tamiang, Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Cepat dan Terkoordinasi Perbesar

ACEH TAMIANG — Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah berhasil mencapai Aceh Tamiang melalui jalur darat, Senin, 1 Desember 2025. Perjalanan panjang yang penuh risiko itu ditempuh sebagai wujud keseriusannya memastikan kondisi warga yang terdampak bencana banjir.

“Saya harus tiba di Tamiang dan melihat langsung kondisi saudara-saudara saya yang terkena musibah, serta memastikan setiap langkah penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi,” kata Marzuki Ali Basyah.

Ia juga meminta jajarannya untuk memprioritaskan keselamatan masyarakat, termasuk percepatan evakuasi bagi kelompok rentan, serta mendata para korban, kerusakan, dan kebutuhan agar bantuan yang datang dapat segera disalurkan.

“Banjir ini bukan hanya menguji infrastruktur kita, tetapi juga solidaritas kita. Karena itu, saya ingin memastikan setiap warga mendapatkan perlindungan dan bantuan secepatnya,” kata Irjen Marzuki Ali Basyah, yang didampingi Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi dan Kapolres AKBP Muliadi.

Kapolda juga mengungkapkan keprihatinannya setelah melihat langsung kondisi di Aceh Tamiang. Hampir semua aktivitas masyarakat dan pemerintahan lumpuh, termasuk Kodim dan Polres.

Ia juga meminta bantuan Mabes Polri untuk menambahkan pasukan recovery serta bantuan heli angkut untuk percepatan penanganan, khususnya pengiriman bantuan makanan dan obat-obatan.

“Sebanyak 90 persen Tamiang terdampak banjir, dengan tingkat kerusakan dan gangguan sangat parah. Seluruh kegiatan ekonomi terhenti, termasuk tidak adanya pedagang atau layanan kebutuhan dasar. Kita akan minta bantuan ke pusat untuk penanganan bencana ini secepat mungkin demi masyarakat,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

25 Juni 2026 - 13:20 WIB

Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru

24 Juni 2026 - 15:31 WIB

Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

23 Juni 2026 - 20:27 WIB

Trending di News