Menu

Mode Gelap
Kak Na: Cokbang Contoh Nyata Aceh Mampu Produksi Hulu-Hilir secara Mandiri Sidak RSUD Kota Langsa, Sekda Nasir: Bangun Komunikasi dan Edukasi Pasien Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi Tetapkan Tersangka Fitnah Sekda Nasir, Polisi Identifikasi Pihak Lain yang Terlibat Kak Na: Konsumsi Ikan Penting untuk Mendukung Tumbuh Kembang Otak Anak RSUDZA Layani 2.000 Pasien per Hari, Obat Diberikan, Administrasi Diurus

News

Konsulat Tiongkok Isi Kuliah Umum di UIN Ar-Raniry

badge-check


					Konsulat Tiongkok Isi Kuliah Umum di UIN Ar-Raniry Perbesar

BANDA ACEH– Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (Konjen RRT) di Medan, Huang He, menyampaikan kuliah umum bertajuk “Keberagaman Etnis, Agama, dan Budaya di Tiongkok” di Aula Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Senin (10/11/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Konsul Jenderal Xu Chunjuan, Wakil Konsul Yu Lie, Sekretaris Konjen Liu Wenyi, unsur pimpinan di lingkungan UIN Ar-Raniry, mahasiswa pascasarjana, dan International Office (IO) Student Volunteer.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Mujiburrahman, diwakili Wakil Rektor, Prof Muhammad Yasir Yusuf saat menyambut rombongan menyampaikan terimakasih kepada Direktur IO, Prof Saiful Akmal yang telah memprakarsai kerja sama antara KJ RRT dan International Office UIN Ar-Raniry.

“Semoga dari program ini dapat terwujud kegiatan seperti _visiting scholar_ ke universitas-universitas bergengsi di Tiongkok dan pembukaan _Chinese Corner_ di UIN Ar-Raniry,” ujar Prof Muhammad Yasir Yusuf.

Dalam pemaparan materi kuliah umum, Huang He, menampilkan berita yang dikeluarkan oleh media barat mengenai diskriminasi yang terjadi di Xinjiang terhadap etnis minoritas Uighur. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut telah dimanipulasi dan tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di Tiongkok.

Menurutnya, seluruh warga Tiongkok memiliki kebebasan beragama dan dijamin hak-haknya selama tidak bertentangan dengan upaya pembangunan negara.

“Di Tiongkok, setiap organisasi keagamaan dipimpin dan beranggotakan warga Tiongkok untuk meminimalkan campur tangan asing, seperti yang pernah terjadi pada masa penjajahan Inggris hingga kemenangan Partai Komunis Tiongkok atas Partai Kuomintang,” ujar Huang He.

Di akhir pemaparannya, Huang He, menyampaikan pemerintah Tiongkok siap untuk membantu pemerintah Indonesia dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui kerja sama yang saling menguntungkan dan timbal balik antara kedua negara.

“Kesuksesan suatu negara hanya tercapai bila negara-negara di dunia saling bekerja sama untuk kemajuan sesama,” tambah Huang He.

Usai kuliah umum, Huang He bersama Prof Saiful Akmal, Direktur Pascasarjana, Prof Eka Srimulyani, menjajaki kemungkinan kerjasama yang akan difasilitasi oleh Konjen RRT di Medan. Beberapa kemungkinan kerjasama yang di gagas seperti MoU antara UIN Ar-Raniry dengan salah satu kampus terkemuka di Tiongkok dalam bidang riset dan inovasi, pendirian Chinese Corner, dan pelaksanaan tes resmi Bahasa Mandarin []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tetapkan Tersangka Fitnah Sekda Nasir, Polisi Identifikasi Pihak Lain yang Terlibat

11 Mei 2026 - 20:02 WIB

Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti

9 Mei 2026 - 14:45 WIB

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Trending di News