Menu

Mode Gelap
Sidak RSUD Kota Langsa, Sekda Nasir: Bangun Komunikasi dan Edukasi Pasien Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi Tetapkan Tersangka Fitnah Sekda Nasir, Polisi Identifikasi Pihak Lain yang Terlibat Kak Na: Konsumsi Ikan Penting untuk Mendukung Tumbuh Kembang Otak Anak RSUDZA Layani 2.000 Pasien per Hari, Obat Diberikan, Administrasi Diurus Kak Na Ajak Kader Aktif Jalankan 10 Program Pokok PKK

News

Korban Meninggal Dunia dari Bencana Sumatera Capai 914 Jiwa

badge-check


					Pasca bencana banjir di Aceh Tamiang Perbesar

Pasca bencana banjir di Aceh Tamiang

BANDA ACEH – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban yang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan longsor di tiga provinsi di sumatera telah mencapai 914 jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan, hingga sore ini, 6 Desember 2025, jumlah korban meninggal secara total mencapai 914 jiwa, bertambah 47 jiwa dari posisi kemarin 867 jiwa.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, simpati yang mendalam kami sampaikan kepada para keluarga korban,” kata Abdul Muhari.

Disampaikan Abdul Muhari dalam konferensi pers terkait update penanganan bencana hidrometeorologi sumatera, di Media Center Komdigi, di kantor Gubernur Aceh.

Dirinya merincikan, jumlah korban meninggal tersebut tertinggi dari Provinsi Aceh sebanyak 359 jiwa, kemudian Sumatera Utara (Sumut) 329 jiwa, dan Sumatera Barat (Sumbar) 226 orang.

“BNPB terus mengoptimalkan dan melakukan percepatan dalam operasi pencarian dan pertolongan, sehingga angka korban bisa diminimalkan sekecil mungkin,” tuturnya.

Selain itu, Abdul Muhari juga mengatakan, terkait laporan korban hilang, dari total tiga provinsi yang masih terdata dalam daftar pencarian tim SAR saat ini sebanyak 389 jiwa.

Angka ini, kata dia, terus bergerak dinamis, karena beberapa korban sebelumnya dilaporkan hilang sudah ada yang ditemukan atau melaporkan diri dalam kondisi selamat.

“Data korban hilang yang kemarin berjumlah 521 jiwa, per hari ini berdasarkan rekam Pusdalops BPBD di tiga provinsi menjadi 389 jiwa,” ujar Abdul Muhari.

Diharapkan, angka ini terus menurun, sehingga operasi pencarian dan pertolongan dapat memaksimalkan untuk menemukan korban hilang.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tetapkan Tersangka Fitnah Sekda Nasir, Polisi Identifikasi Pihak Lain yang Terlibat

11 Mei 2026 - 20:02 WIB

Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti

9 Mei 2026 - 14:45 WIB

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Trending di News