Menu ✖

Mode Gelap
Jaga Adat dan Meringankan Beban Warga Gampong, Daniel A Wahab Bantu Perangkat Pelaminan untuk Alue Deah Teungoh Pesan PWI Barsela, “Jangan Kami Dimarjinalkan, Habis Manis Sepah Dibuang” Dek Fadh Bersama Wakil Ketua KPK Serahkan Penghargaan Desa Antikorupsi kepada 15 Gampong di Aceh DPR Minta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Perkuat Koordinasi Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027 Rektor UIN Ar-Raniry Titip Pesan ke Mahasiswa BEM SI: Jaga Perdamaian Aceh

News

Menkomdigi: PWI Harus Jadi Rumah Nyaman Bagi Wartawan

badge-check


					Menkomdigi Meutya Hafid didampingi Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, Karobinopsnal Baharkam Polri Brigjen Pol Erwin Kurniawan, Wakapolda Jateng Kombes Pol Latif Usman, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani dalam pengukuhan pengurus PWI Pusat periode 2025–2030 di Gedung Monumen Pers Indonesia, Kota Surakarta, Jawa Tengah, pada Sabtu (4/10/2025). (foto: dok.PWI Pusat) Perbesar

Menkomdigi Meutya Hafid didampingi Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, Karobinopsnal Baharkam Polri Brigjen Pol Erwin Kurniawan, Wakapolda Jateng Kombes Pol Latif Usman, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani dalam pengukuhan pengurus PWI Pusat periode 2025–2030 di Gedung Monumen Pers Indonesia, Kota Surakarta, Jawa Tengah, pada Sabtu (4/10/2025). (foto: dok.PWI Pusat)

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa pers memiliki peran vital dalam menjaga persatuan bangsa di tengah derasnya arus disinformasi, ujaran kebencian, dan tantangan era kecerdasan artifisial (AI).

Hal itu disampaikan Meutya saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Masa Bakti 2025–2030 di Monumen Pers Nasional, Surakarta, Sabtu (4/10/2025).

“Tantangan digitalisasi dan kecerdasan artifisial menyulitkan masyarakat melihat mana berita yang betul dan mana berita yang hoaks. Pemerintah mengajak masyarakat untuk kembali bersandar pada karya-karya yang patuh pada etika jurnalistik,” ujarnya.

Meutya menekankan bahwa keberlangsungan industri media harus terus dijaga, bukan hanya sebagai penyedia informasi, tetapi juga sebagai penopang demokrasi dan perekat kebangsaan. Dalam konteks itu, PWI diharapkan hadir sebagai wadah yang mampu memperkuat profesionalisme dan integritas wartawan.

“PWI harus menjadi rumah yang nyaman dan produktif bagi para anggotanya, agar lahir karya jurnalistik yang kredibel, independen, dan penuh integritas,” kata Meutya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pesan PWI Barsela, “Jangan Kami Dimarjinalkan, Habis Manis Sepah Dibuang”

22 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Rektor UIN Ar-Raniry Titip Pesan ke Mahasiswa BEM SI: Jaga Perdamaian Aceh

20 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Pangdam IM Pimpin Tradisi Pelepasan Mayjen Joko Hadi Susilo

19 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Polresta Banda Aceh Amankan Empat Nelayan, Temukan Dugaan Ganja di Kapal

17 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPR Minta Regulator Benahi Tata Kelola Pasar Modal

17 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Trending di News