Menu

Mode Gelap
Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak Tujuh Pemain Lokal Dipertahankan Arema FC Gubernur Aceh Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Puncak Bhayangkara Fest 2026, Sekda Aceh : Wujud Kokohnya Sinergi Polri dan Masyarakat Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah UIN Ar-Raniry Wisuda 2.060 Lulusan, Termasuk Mahasiswa Korea Selatan dan Mahasiswa Program Double Degree

Olahraga

Tujuh Pemain Lokal Dipertahankan Arema FC

badge-check


					Tujuh Pemain Lokal Dipertahankan Arema FC Perbesar

MALANG – Dalam persiapan musim baru 2026/27, Arema FC tidak hanya fokus mencari tambahan pemain baru.

Manajemen tim Singo Edan juga memilih mempertahankan fondasi tim dengan memperpanjang kebersamaan bersama tujuh pemain lokal yang menjadi bagian penting perjalanan klub musim lalu.

Antara lain Johan Ahmat Farizi, Dendi Santoso, Jayus Hariono, Bayu Setiawan, Dwiki Mardiyanto, Dimas Aryaguna, serta Achmad Maulana Syarif.

“Kami ingin mempertahankan kerangka tim yang sudah ada. Mereka memiliki peran masing-masing dan menjadi bagian penting dalam perjalanan Arema FC musim lalu. Selain kualitas di lapangan, mereka juga memahami kultur klub dan menjadi contoh bagi pemain-pemain muda,” tutur General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi.

Alfarizi, Dendi Santoso, dan Jayus Hariono telah menjadi bagian dari identitas Arema FC. Ketiganya merupakan putra asli Malang yang tumbuh bersama klub dan menjadi sosok penting di ruang ganti.

Alfarizi masih menjadi figur senior yang dihormati berkat pengalaman panjangnya. Dendi Santoso yang dikenal sebagai pemain setia satu klub juga tetap dibutuhkan kontribusinya.

Sementara Jayus Hariono terus memperlihatkan peran penting di lini tengah melalui kerja keras dan konsistensinya.

Selain itu Arema FC juga memberi ruang bagi pemain muda untuk terus berkembang. Bayu Setiawan, Dwiki Mardiyanto, dan Dimas Aryaguna dinilai menunjukkan progres positif sepanjang musim lalu.

Kepercayaan yang diberikan kepada mereka menjadi bagian dari upaya klub menyiapkan generasi penerus yang mampu menjaga prestasi Singo Edan pada masa depan.

Sedangkan salah satu nama yang tetap dipertahankan adalah Achmad Maulana Syarif. Meski sempat mengalami cedera panjang pada musim lalu, performanya sebelumnya mampu menarik perhatian hingga masuk radar Timnas Indonesia.

“Achmad Maulana adalah aset penting bagi klub. Kami memahami situasi yang dialaminya musim lalu karena cedera, tetapi kualitasnya sudah terbukti. Kami percaya dia bisa kembali lebih kuat dan memberikan kontribusi besar untuk tim,” pungkas Yusrinal Fitriandi.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rombak Tim Menuju Musim Baru, Persik Lepas Striker Asal Brasil

17 Juni 2026 - 11:51 WIB

Persis Tunjuk Ricky Nelson Jadi Pelatih Kepala

16 Juni 2026 - 15:02 WIB

TVRI Kini Gratiskan Nobar Piala Dunia di Aceh

9 Juni 2026 - 22:48 WIB

Shin Tae-yong Siap Bangun Identitas Menyerang untuk Persija

9 Juni 2026 - 12:16 WIB

Persija Perkenalkan Shin Tae-yong

9 Juni 2026 - 12:14 WIB

Trending di Olahraga