Menu

Mode Gelap
Pemkab Lombok Barat Serahkan Bantuan Bencana kepada Aceh Wagub Aceh Minta Percepatan Jadup, Pemulihan Ekonomi hingga Sapi Meugang saat Kunjungan Pimpinan MPR RI UIN Ar-Raniry Perpanjang MoU dengan UNISSA, Buka Akses Riset dan Mobilitas Mahasiswa ke Brunei Persis Perkenalkan Pemain Asing Baru Ke-10 Di Putaran Kedua Pemerintah Minta Jurnalisme Tak Boleh Kalah oleh Algoritma Ketua DPRK Banda Aceh Imbau Agar Tempat Usaha Kuliner Menyediakan Mushala

News

Meunasah Balee Lampuuk Aceh Besar Ikut Lomba Desa Wisata Nusantara 2025

badge-check


					Potensi Alam Wisata Bahari Gampong Meunasah Balee, Lampuuk, Kecamatan Lhoknga Aceh Besar, Kamis (12/6/2025).
FOTO/ DOK MC ACEH BESAR Perbesar

Potensi Alam Wisata Bahari Gampong Meunasah Balee, Lampuuk, Kecamatan Lhoknga Aceh Besar, Kamis (12/6/2025). FOTO/ DOK MC ACEH BESAR

ACEH BESAR – Gampong Meunasah Balee, Kemukiman Lampuuk, Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar kembali mengikuti Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) Tahun 2025, setelah tahun sebelumnya berhasil meraih peringkat ke-7 pada ajang LDWN tahun 2024 lalu.

Bupati Aceh Besar Muharram Idris melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar Carbaini S.Ag mengatakan peringkat 7 nasional tahun lalu menjadi modal untuk kembali mengejar prestasi nasional dibidang desa pariwisata pada Kementerian Desa RI. “Peringkat 7 nasional tahun lalu, menjadi modal bagi kita untuk kembali mengejar prestasi pada LDWN tahun 2025 ini, saat ini sedang mendaftar,” katanya di Kota Jantho, Kamis (12/06/2025).

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi Masyarakat di DPMG Aceh Besar, Ikhsan SE saat mendampingi pengurus BUMDes Maju Jaya mengatakan antusias stakeholders gampong cukup tinggi untuk mendukung gampong dalam mengikuti kembali LDWN tersebut.

“Secara kolektif, mulai dari tataran gampong, kecamatan hingga instansi di jajarab Pemkab Aceh Besar sangat mendukung untuk mengejar gelar LDWN 2025 itu,” tutur Ikhsan didampingi Pendamping Lokal Desa setempat.

Potensi yang dimiliki Meunasah Balee yaitu keberhasilan gampong dalam memanfaatkan bentang alam wisata bahari dan wisata edukasi untuk mensejahterakan masyarakat setempat, baik melalui restoran, homestay cocofiber, bank sampah dan lain sebagainya yang bermanfaat bagi warganya.

“Besok akan dimulai penilaian LDWN, Gampong Meunasah Balee dihadapkan pada beberapa tantangan penilaian diantaranya terkait pemanfaatan tenaga kerja lokal di restoran dan pengelolaan Homestay, Peningkatan Pendapatan Asli Gampong, pengolahan air limbah menjadi dapat dimanfaatkan kembali, pengelolaan bank sampah serta potensi pendukung lainnya sebagai Desa Wisata Nusantara,” imbuhnya.

Keuchik Meunasah Balee, Saifullah Affan, mengungkapkan bahwa saat ini baru ada tiga homestay dengan kapasitas terbatas, namun juga didukung dengan homestay warga sebagai tambahan jika tidak pengunjung membludak.

“Kita belajar tahun lalu, sehingga pada LDWN tahun ini, kita coba tambahkan beberapa kekurangan sebagai nilai tambah. Mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak, terutama pendampingan dari DPMG Aceh Besar dapat meraih nilai yang lebih maksimal pada lomba tahun ini,” demikian Affan.()

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry Perpanjang MoU dengan UNISSA, Buka Akses Riset dan Mobilitas Mahasiswa ke Brunei

10 Februari 2026 - 14:40 WIB

Pemerintah Minta Jurnalisme Tak Boleh Kalah oleh Algoritma

10 Februari 2026 - 08:42 WIB

Dewan Pers Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik di Tengah Pemanfaatan AI

8 Februari 2026 - 23:28 WIB

Saatnya Pers Nasional Beradaptasi di Era Kecerdasan Artifisial

8 Februari 2026 - 23:25 WIB

DWP UIN Ar-Raniry Salurkan Rp50 Juta untuk Korban Bencana di Sawang Aceh Utara

7 Februari 2026 - 23:47 WIB

Trending di News