Menu

Mode Gelap
Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu BSN Championship 2026 Perebutkan Hadiah Total Rp175 Juta, Abeh Ubee Abeh! Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri Shayne Pede Tatap Laga Melawan Persib Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

News

Meunasah Balee Lampuuk Aceh Besar Ikut Lomba Desa Wisata Nusantara 2025

badge-check


					Potensi Alam Wisata Bahari Gampong Meunasah Balee, Lampuuk, Kecamatan Lhoknga Aceh Besar, Kamis (12/6/2025).
FOTO/ DOK MC ACEH BESAR Perbesar

Potensi Alam Wisata Bahari Gampong Meunasah Balee, Lampuuk, Kecamatan Lhoknga Aceh Besar, Kamis (12/6/2025). FOTO/ DOK MC ACEH BESAR

ACEH BESAR – Gampong Meunasah Balee, Kemukiman Lampuuk, Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar kembali mengikuti Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) Tahun 2025, setelah tahun sebelumnya berhasil meraih peringkat ke-7 pada ajang LDWN tahun 2024 lalu.

Bupati Aceh Besar Muharram Idris melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar Carbaini S.Ag mengatakan peringkat 7 nasional tahun lalu menjadi modal untuk kembali mengejar prestasi nasional dibidang desa pariwisata pada Kementerian Desa RI. “Peringkat 7 nasional tahun lalu, menjadi modal bagi kita untuk kembali mengejar prestasi pada LDWN tahun 2025 ini, saat ini sedang mendaftar,” katanya di Kota Jantho, Kamis (12/06/2025).

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi Masyarakat di DPMG Aceh Besar, Ikhsan SE saat mendampingi pengurus BUMDes Maju Jaya mengatakan antusias stakeholders gampong cukup tinggi untuk mendukung gampong dalam mengikuti kembali LDWN tersebut.

“Secara kolektif, mulai dari tataran gampong, kecamatan hingga instansi di jajarab Pemkab Aceh Besar sangat mendukung untuk mengejar gelar LDWN 2025 itu,” tutur Ikhsan didampingi Pendamping Lokal Desa setempat.

Potensi yang dimiliki Meunasah Balee yaitu keberhasilan gampong dalam memanfaatkan bentang alam wisata bahari dan wisata edukasi untuk mensejahterakan masyarakat setempat, baik melalui restoran, homestay cocofiber, bank sampah dan lain sebagainya yang bermanfaat bagi warganya.

“Besok akan dimulai penilaian LDWN, Gampong Meunasah Balee dihadapkan pada beberapa tantangan penilaian diantaranya terkait pemanfaatan tenaga kerja lokal di restoran dan pengelolaan Homestay, Peningkatan Pendapatan Asli Gampong, pengolahan air limbah menjadi dapat dimanfaatkan kembali, pengelolaan bank sampah serta potensi pendukung lainnya sebagai Desa Wisata Nusantara,” imbuhnya.

Keuchik Meunasah Balee, Saifullah Affan, mengungkapkan bahwa saat ini baru ada tiga homestay dengan kapasitas terbatas, namun juga didukung dengan homestay warga sebagai tambahan jika tidak pengunjung membludak.

“Kita belajar tahun lalu, sehingga pada LDWN tahun ini, kita coba tambahkan beberapa kekurangan sebagai nilai tambah. Mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak, terutama pendampingan dari DPMG Aceh Besar dapat meraih nilai yang lebih maksimal pada lomba tahun ini,” demikian Affan.()

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Bank Aceh Syariah dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Pensiun

5 Mei 2026 - 21:56 WIB

Trending di News