Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

News

Meunasah Balee Lampuuk Aceh Besar Ikut Lomba Desa Wisata Nusantara 2025

badge-check


					Potensi Alam Wisata Bahari Gampong Meunasah Balee, Lampuuk, Kecamatan Lhoknga Aceh Besar, Kamis (12/6/2025).
FOTO/ DOK MC ACEH BESAR Perbesar

Potensi Alam Wisata Bahari Gampong Meunasah Balee, Lampuuk, Kecamatan Lhoknga Aceh Besar, Kamis (12/6/2025). FOTO/ DOK MC ACEH BESAR

ACEH BESAR – Gampong Meunasah Balee, Kemukiman Lampuuk, Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar kembali mengikuti Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) Tahun 2025, setelah tahun sebelumnya berhasil meraih peringkat ke-7 pada ajang LDWN tahun 2024 lalu.

Bupati Aceh Besar Muharram Idris melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar Carbaini S.Ag mengatakan peringkat 7 nasional tahun lalu menjadi modal untuk kembali mengejar prestasi nasional dibidang desa pariwisata pada Kementerian Desa RI. “Peringkat 7 nasional tahun lalu, menjadi modal bagi kita untuk kembali mengejar prestasi pada LDWN tahun 2025 ini, saat ini sedang mendaftar,” katanya di Kota Jantho, Kamis (12/06/2025).

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi Masyarakat di DPMG Aceh Besar, Ikhsan SE saat mendampingi pengurus BUMDes Maju Jaya mengatakan antusias stakeholders gampong cukup tinggi untuk mendukung gampong dalam mengikuti kembali LDWN tersebut.

“Secara kolektif, mulai dari tataran gampong, kecamatan hingga instansi di jajarab Pemkab Aceh Besar sangat mendukung untuk mengejar gelar LDWN 2025 itu,” tutur Ikhsan didampingi Pendamping Lokal Desa setempat.

Potensi yang dimiliki Meunasah Balee yaitu keberhasilan gampong dalam memanfaatkan bentang alam wisata bahari dan wisata edukasi untuk mensejahterakan masyarakat setempat, baik melalui restoran, homestay cocofiber, bank sampah dan lain sebagainya yang bermanfaat bagi warganya.

“Besok akan dimulai penilaian LDWN, Gampong Meunasah Balee dihadapkan pada beberapa tantangan penilaian diantaranya terkait pemanfaatan tenaga kerja lokal di restoran dan pengelolaan Homestay, Peningkatan Pendapatan Asli Gampong, pengolahan air limbah menjadi dapat dimanfaatkan kembali, pengelolaan bank sampah serta potensi pendukung lainnya sebagai Desa Wisata Nusantara,” imbuhnya.

Keuchik Meunasah Balee, Saifullah Affan, mengungkapkan bahwa saat ini baru ada tiga homestay dengan kapasitas terbatas, namun juga didukung dengan homestay warga sebagai tambahan jika tidak pengunjung membludak.

“Kita belajar tahun lalu, sehingga pada LDWN tahun ini, kita coba tambahkan beberapa kekurangan sebagai nilai tambah. Mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak, terutama pendampingan dari DPMG Aceh Besar dapat meraih nilai yang lebih maksimal pada lomba tahun ini,” demikian Affan.()

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

25 Juni 2026 - 13:20 WIB

Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru

24 Juni 2026 - 15:31 WIB

Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

23 Juni 2026 - 20:27 WIB

Trending di News