Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

News

Pascasarjana UIN Ar-Raniry Perluas Akses Studi Doktoral ke Barat Selatan Aceh

badge-check


					Keterangan foto:
Prof Dr Syamsul Rijal MAg, Ketua Prodi S3 Studi Islam Pascasarjana UIN Ar-Raniry, menyerahkan plakat kepada Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni UTU, H. Ibrahim Laweung HS,AMK,SKM MNSc pada kegiatan sosialisasi program doktoral di UTU Meulaboh, Rabu (22/10/2025). Perbesar

Keterangan foto: Prof Dr Syamsul Rijal MAg, Ketua Prodi S3 Studi Islam Pascasarjana UIN Ar-Raniry, menyerahkan plakat kepada Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni UTU, H. Ibrahim Laweung HS,AMK,SKM MNSc pada kegiatan sosialisasi program doktoral di UTU Meulaboh, Rabu (22/10/2025).

ACEH BARAT – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh memperluas akses pendidikan doktoral ke kawasan Barat Selatan Aceh melalui kegiatan sosialisasi Program Studi Doktor Studi Islam (S3 Studi Islam) dan Doktor Ekonomi Syariah di STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh serta Universitas Teuku Umar (UTU), Rabu (22/10/2025).

Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan peluang studi lanjutan bagi dosen, peneliti, dan akademisi, sekaligus memperkuat jejaring riset dan kolaborasi akademik antarlembaga pendidikan tinggi.

Ketua Program Studi S3 Studi Islam Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof Dr Syamsul Rijal MAg, mengatakan program doktoral ini dirancang untuk memperkuat riset dan pengembangan keilmuan Islam yang integratif, multidisipliner, dan berorientasi global.

“Kami ingin membuka akses seluas-luasnya bagi dosen dan akademisi di daerah untuk melanjutkan studi doktoral dengan fokus pada isu-isu Islam kontemporer,” ujar Syamsul Rijal.

Menurut dia, masyarakat Aceh tidak cukup hanya berbangga pada kejayaan masa lalu, tetapi juga harus melahirkan pemikir Islam berwawasan global yang berperan dalam kemajuan ilmu agama, pendidikan, ekonomi, politik, sejarah, dan peradaban.

Ia menilai sinergi antara perguruan tinggi negeri umum dan perguruan tinggi keagamaan penting untuk membangun ekosistem riset keislaman di kawasan Barat Selatan Aceh, yang kini berkembang sebagai pusat ekonomi baru.

“Kekayaan alam dan potensi sumber daya manusia di Aceh Barat perlu dikelola oleh para pakar yang memiliki cara pandang Islam sebagai sistem pengetahuan, bukan sekadar sistem doktrin,” ujarnya menegaskan.

Sekretaris Program, Dr Zubaidah MEd, menambahkan bahwa penerimaan mahasiswa baru untuk program doktor dibuka sepanjang tahun, dengan seleksi dilakukan setiap bulan genap.

“Seleksi penerimaan mahasiswa baru dilakukan pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember, dengan sistem UKT yang transparan dan fleksibel,” jelasnya.

Program Doktor Studi Islam UIN Ar-Raniry menawarkan beragam konsentrasi, di antaranya Kajian Al-Qur’an dan Hadis, Agama dan Filsafat, Manajemen Pendidikan Islam, Sejarah Kebudayaan Islam dan Manuskrip, Psikologi dan Bimbingan Konseling Islam, Dakwah Kontemporer dan Kesejahteraan Sosial, Tasawuf dan Tarikat, Ilmu Sosial dan Antropologi Islam, Politik Islam dan Tata Kelola Pemerintahan, serta Studi Literasi dan Perpustakaan.

Selain sosialisasi, tim Pascasarjana juga menjalin komunikasi dengan pimpinan STAIN Teungku Dirundeng dan UTU untuk memperkuat kemitraan akademik dan riset.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan penelitian bersama yang bermanfaat bagi pengembangan studi Islam di kawasan Samudra Hindia,” kata Zubaidah.

Sementara itu, Ketua Program Studi Doktor Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry, Prof Dr Nilam Sari MAg, menyebut salah satu tujuan utama pendirian prodi tersebut adalah mendukung implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Aceh.

“Dengan berlakunya Qanun LKS, kehadiran UIN Ar-Raniry menjadi sangat penting dalam mengembangkan sumber daya manusia di bidang ekonomi syariah,” ujarnya.

Program Doktor Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry resmi dibuka pada Mei 2025 setelah mendapat izin dari Kementerian Agama. Program ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan sumber daya manusia unggul di bidang ekonomi syariah, khususnya di Aceh.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi tanya jawab mengenai persyaratan pendaftaran, kesiapan proposal riset, dan prospek lulusan. Pascasarjana UIN Ar-Raniry menargetkan lahirnya akademisi dan peneliti yang unggul, agamis, serta berkontribusi nyata bagi kemaslahatan masyarakat. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

25 Juni 2026 - 13:20 WIB

Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru

24 Juni 2026 - 15:31 WIB

Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

23 Juni 2026 - 20:27 WIB

Trending di News