Menu ✖

Mode Gelap
Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dan Kuasai Bahasa Korea UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing Polisi Tangkap Pria 52 Tahun dalam Kasus Penggelapan Yamaha Aerox Stefano Cugurra Jadi Pelatih Baru Semen Padang FC Prodi SKI UIN Ar-Raniry Bersama BPK Aceh Rawat 4 Situs Cagar Budaya Buka Turnamen Piala Rektor 2026, Rektor UIN Ar-Raniry Ingatkan Sportivitas dan Waktu Salat

News

Pemerintah Aceh Kembali Bantu Pulangkan Jenazah Asal Pidie Jaya Dari Jakarta

badge-check


					Pemerintah Aceh Kembali Bantu Pulangkan Jenazah Asal Pidie Jaya Dari Jakarta Perbesar

Jakarta–Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta memfasilitasi pemulang jenazah Nurhanifah warga Gampong Keude Tringaden, Kabupen Pidie Jaya.

Pemulangan ini dilakukan atas kerjasama BPPA dengan Persaudaraan Aceh Serantau di Jakarta. Adapun Jenazah diberangkatkan ke Aceh pada Selasa 12 Maret 2025 dan meninggal pada 10 Maret 2025.

Plt Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh Said Marzuki S.IP.,M.Si menyampaikan bahwa saudari Nurhanifah sebelumnya telah dirawat di Rumah Sakit Dharmais Jakarta.

Dia menghebuskan nafas terakhir sekitar pukul 23.00 Wib . Nurhanifah sebelumnya mendapatkan perawatan dirumah sakit tersebut.

“Namun dimalam hari kondisinya memburuk hingga meninggal dunia,” kata Said.

Informasi ini, lanjut Said, dengan cepat sampai ke pihaknya. BPPA selaku pengayom masyarakat Aceh di Jakarta langsung menurunkan tim untuk memproses pemulangan jenazah tersebut.

“Dan ini sesuai dengan tumpoksi kita melalui Subdit Bidang Antar Lembaga, selain itu ini juga amanah bapak Gubernur Aceh dan Wakil Gubernur Aceh untuk selalu memperhatikan warga Aceh di Jakarta,” ujarnya.

Said menjelaskan pemulang jenazah warga Aceh kurang mampu di Jabodetabek dan sekitarnya menjadi salah satu perhatian Pemerintah Aceh bagi masyarakat Aceh di perantauan, sesuai amanat Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

“Gubernur Aceh Pak Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Aceh Pak Fadhullah selalu berpesan kepada kami SKPA untuk memperhatikan masyarakat Aceh di manapun berada. Termasuk kami BPPA wajib memerhatikan warga Aceh yang merantau di Jabodetabek dan daerah lainnya, jika ada yang mengalami kesulitan agar dibantu sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” kata Said.

Pemerintah Aceh, lanjut Said, turut menyampaikan duka cita, dan mendoakan almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga almarhum Pak ibu Hanifah di tempatkan di surganya Allah SWT. Dan keluarga yang ditinggalkan tabah menerima musibah ini,” ujarnya.

Said dalam hal ini tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Persaudaraan Aceh Serantau yang terus melakukan sinergi yang baik dengan BPPA

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dan Kuasai Bahasa Korea

6 Oktober 2026 - 14:48 WIB

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

6 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Polisi Tangkap Pria 52 Tahun dalam Kasus Penggelapan Yamaha Aerox

6 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Prodi SKI UIN Ar-Raniry Bersama BPK Aceh Rawat 4 Situs Cagar Budaya

6 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Laba BSI Tembus Rp5,3 Triliun hingga Agustus 2026

6 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Trending di News