Menu

Mode Gelap
Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026 Bek Persib Bela Timnas Irak Demi Piala Dunia 2026 Mendagri: Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Atasi Backlog Perumahan Kak Na: Selamat Lebaran Anak-anak Bunda Semua Bupati Al- Farlaky dan Kapolres Tinjau Pos Mudik Lebaran di Aceh Timur

Pemerintahan

Pemerintah Aceh Komitmen Perkuat Tata Kelola Migas yang Berkelanjutan

badge-check


					Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA menyampaikan Sambutan sekaligus membuka Aceh Upstream Oil dan Gas Supply Chain Management Summit 2026 di Gedung Dayan Dawood, Darussalam, Senin, 02/02/2026. Perbesar

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA menyampaikan Sambutan sekaligus membuka Aceh Upstream Oil dan Gas Supply Chain Management Summit 2026 di Gedung Dayan Dawood, Darussalam, Senin, 02/02/2026.

‎BANDA ACEH — Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir mewakili Gubernur Aceh menghadiri kegiatan 7th Aceh Upstream Oil & Gas Supply Chain Management Summit 2026 yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Senin (2/2).

‎Summit ini menjadi forum yang mempertemukan pemerintah, badan pengelola migas, kontraktor, pelaku usaha, serta akademisi untuk membahas penguatan tata kelola dan rantai pasok sektor hulu minyak dan gas bumi di Aceh.

‎Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Sekda Aceh M. Nasir, Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi kepada BPMA dan seluruh pemangku kepentingan atas konsistensi penyelenggaraan forum tersebut sebagai wadah kolaborasi dan sinergi lintas sektor. Pemerintah Aceh menilai summit ini penting untuk mendorong pengelolaan migas yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

‎”Pemerintah Aceh berkomitmen dalam mendukung peningkatan produksi migas sebagai bagian dari kontribusi daerah terhadap ketahanan energi nasional, sekaligus mendorong investasi yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja lokal,” kata Sekda.

‎Selain itu, forum ini diharapkan mampu memperkuat peran sumber daya lokal, baik tenaga kerja, pelaku usaha barang dan jasa, maupun perguruan tinggi, dalam ekosistem industri hulu migas Aceh.

‎7th Aceh Upstream Oil & Gas Supply Chain Management Summit 2026 diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret untuk memperkuat rantai pasok migas Aceh yang berdaya saing dan berkelanjutan

‎Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan sektor energi, antara lain perwakilan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang diwakili Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Yudhianto, unsur Forkopimda Aceh, perwakilan Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM yang diwakili Direktur Hulu Ariana Suryanto, Kepala BPMA Nasri, Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Eka Batusate, Rektor UIN Ar-Raniry, Wali Kota Banda Aceh, pimpinan BUMN dan BUMD, serta para tamu undangan lainnya. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026 - 20:48 WIB

Kak Na: Selamat Lebaran Anak-anak Bunda Semua

19 Maret 2026 - 11:25 WIB

Bupati Al- Farlaky dan Kapolres Tinjau Pos Mudik Lebaran di Aceh Timur

19 Maret 2026 - 01:00 WIB

Sekda Aceh Sapa Pemudik di KMP Aceh Hebat 2, Total 650 Tiket Gratis Disiapkan ke Sabang

18 Maret 2026 - 19:38 WIB

Mualem-Dek Fadh: Terima Kasih Presiden, Bantuan Sapi Meugang Kedua Kali

18 Maret 2026 - 00:48 WIB

Trending di Pemerintahan