Menu

Mode Gelap
Tekad PSM Bangkit Di Periode Sulit Dewan Pers Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik di Tengah Pemanfaatan AI Saatnya Pers Nasional Beradaptasi di Era Kecerdasan Artifisial Wagub Aceh Turun Tangan, Polemik Huntara Bireuen Diputuskan DWP UIN Ar-Raniry Salurkan Rp50 Juta untuk Korban Bencana di Sawang Aceh Utara Menkomdigi Ajak Pers Jaga Kualitas

News

Penipuan Berkedok Istri Gubernur Aceh Marak di Facebook

badge-check


					Ketua TP-PKK Aceh Marlina Muzakir berbincang dengan Miskiatul Raisya, ramaja yatim piatu asal Gampong Meunasah Bujok, Baktiya, Aceh Utara, saat meninjau lokasi pembangunan rumah layak huni untuk gadis tersebut, rabu 2 April 2025. Perbesar

Ketua TP-PKK Aceh Marlina Muzakir berbincang dengan Miskiatul Raisya, ramaja yatim piatu asal Gampong Meunasah Bujok, Baktiya, Aceh Utara, saat meninjau lokasi pembangunan rumah layak huni untuk gadis tersebut, rabu 2 April 2025.

BANDA ACEH– Penipuan terjadi lagi mengatasnamakan Istri Gubernur Aceh di sosial media Facebook dengan akun bernama Marlinaa Usman. Sebagaimana biasanya, lewat akun palsu itu oknum tak bertanggungjawab menipu masyarakat dengan iming-iming pemberian bantuan usaha.

Berdasarkan pesan Whatsapp yang beredar, akun Facebook yang memiliki 24 ribu pengikut tersebut meminta sejumlah uang kepada masyarakat yang tertipu dengan dalih untuk mempermulus proses administrasi pada dinas pemberi bantuan.

Dikonfirmasi pada Selasa, (22/7/2025), Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat menegaskan bahwasanya akun Facebook itu bukan punya istri Gubernur Aceh Marlina Muzakir.

“Ibuk Marlina sampai saat ini tidak memiliki akun Facebook,” kata Akkar.

Akkar mengatakan, bantuan resmi Pemerintah Aceh tidak disalurkan melalui media sosial. Pemerintah memiliki mekanisme dan proses verifikasi yang akurat dalam memilih dan menyalurkan bantuan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Aceh agar jangan mudah percaya apabila ada akun Facebook, WhatsApp atau sosmed lainnya yang mengatasnamakan tokoh publik, cek dan verifikasi dulu kebenarannya melalui sumber yang terpercaya dan akurat,” jelas Akkar.

Akkar juga meminta agar masyarakat yang menerima pesan serupa untuk segera melaporkannya ke pihak berwajib. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dewan Pers Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik di Tengah Pemanfaatan AI

8 Februari 2026 - 23:28 WIB

Saatnya Pers Nasional Beradaptasi di Era Kecerdasan Artifisial

8 Februari 2026 - 23:25 WIB

DWP UIN Ar-Raniry Salurkan Rp50 Juta untuk Korban Bencana di Sawang Aceh Utara

7 Februari 2026 - 23:47 WIB

Menkomdigi Ajak Pers Jaga Kualitas

7 Februari 2026 - 05:40 WIB

Kemkomdigi Buka Akses 8.000 Akun Canva Pro untuk UMKM dan Talenta Kreatif

7 Februari 2026 - 05:35 WIB

Trending di News