Menu

Mode Gelap
Hari Damai Aceh ke-21, Wali Nanggroe Ingatkan Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi Lembaga Wali Nanggroe Perkuat Literasi Hukum Kekhususan Aceh di Langsa Indonesia Masih Bergantung Impor Kedelai, DPR Dorong Cetak 1 Juta Hektare Lahan Pelatih Persik Ingin Bawa Trofi dari Pramusim di Malaysia Warul Walidin dalam Kenangan Mujiburrahman: Guru Bangsa dan Rektor Senior UIN Ar-Raniry Menag Nasaruddin Umar Dorong UIN Ar-Raniry Jadi Pusat Peradaban Islam Modern

News

Tiga Generasi dari Sabang Berangkat ke Tanah Suci dalam Satu Kloter

badge-check


					Tiga Generasi dari Sabang Berangkat ke Tanah Suci dalam Satu Kloter Perbesar

BANDA ACEH – Sebanyak 393 jemaah yang tergabung dalam Kloter 7 dilepas keberangkatannya di aula Jeddah, Asrama Haji Aceh, Sabtu 24 Mei 2025, pukul 10.00 WIB.

Para jemaah ini berasal dari 4 kabupaten kota, seperti Tamiang, Langsa, Aceh Barat dan Sabang.

Uniknya, dalam Kloter 7, terdapat jemaah tiga generasi dari Sabang yang berangkat bersama menuju Baitullah. Meski daftar haji pada tahun berbeda tetapi kehendak Allah Swt dipanggil pada tahun yang sama, satu penerbangan dan satu penginapan di tanah suci.

Mereka adalah Ruhani Usman Umar (nenek-red) berusia 83 tahun, Zubaidah Ibrahim (ibu-red) berusia 60 tahun dan Rosmida Muhammad Nursairin (cucu-red) berusia 35 tahun.

“Awalnya, saya dan suami daftar haji pada 2012. Namun kehendak Allah Swt, suami saya meninggal tahun lalu (2024-red). Jadi anak saya (Rosmida-red) menggantikan almarhum suami,” kata Zubaidah yang ditemui di aula Jeddah, Sabtu 24 Mei 2025.

Sedangkan sang ibu (Ruhani Usman-red), kata Zubaidah, yang daftar haji beberapa tahun setelahnya mendapat porsi langsia dan bisa berangkat pada tahun bersama dengan dirinya dan sang cucu.

“Karena adanya kebijakan penggabungan mahram, membuat kami bisa berangkat pada tahun yang sama, Kloter yang sama dan penginapan yang sama,” ujar Zubaidah yang merupakan pensiunan guru di Sabang ini lagi.

Penggabungan mahram haji 2025 adalah kebijakan yang memungkinkan jemaah haji untuk bergabung dengan mahramnya, seperti suami/istri, orang tua/anak, atau saudara kandung, yang memiliki perbedaan jadwal keberangkatan. Tujuannya adalah untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi jemaah haji, terutama bagi mereka yang membutuhkan pendampingan selama menjalankan ibadah haji.

Kloter 7 sendiri dilepas oleh Wakil Bupati Tamiang, Ismail. Dalam sambutannya, ia berharap para jemaah haji mendoakan kebaikan Aceh selama berada di tanah suci.

Kloter 7 rencananya akan diberangkat dari Banda Aceh pada Sabtu, 24 Mei 2025, pukul 19.40 WIB serta diperkirakan tiba di Jeddah pada hari yang sama pukul 23.45 WAS. Sedangkan untuk pemondokan di Makkah berada di wilayah Misfalah, Sektor 9, Hotel Al Zaer Al Akhyar.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Lembaga Wali Nanggroe Perkuat Literasi Hukum Kekhususan Aceh di Langsa

13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Indonesia Masih Bergantung Impor Kedelai, DPR Dorong Cetak 1 Juta Hektare Lahan

13 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Warul Walidin dalam Kenangan Mujiburrahman: Guru Bangsa dan Rektor Senior UIN Ar-Raniry

12 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Menag Nasaruddin Umar Dorong UIN Ar-Raniry Jadi Pusat Peradaban Islam Modern

11 Agustus 2026 - 15:01 WIB

BMKG: Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Terlihat dari Indonesia

11 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Trending di News