Menu

Mode Gelap
Berkah Idul Fitri, Pedagang Kue di Lambaro Raup Keuntungan Besar Meski Tampak Sepi, Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran Arus Mudik Lebaran H+3 Lancar Mudik ke Seunuddon, Kak Na Santuni Anak Yatim dan Ziarah ke Makam Keluarga Klok Klaim Persib Punya Pengalaman di Jalur Juara Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

News

UIN Ar-Raniry Gandeng Yayasan Turki Bangun Fasilitas Air Minum Wakaf di Kampus

badge-check


					
Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag (kanan) dan Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal (kiri) menunjukkan dokumen kerja sama usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembangunan fasilitas air siap minum berbasis wakaf di ruang kerja Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Rabu (7/1/2026). Perbesar

Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag (kanan) dan Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal (kiri) menunjukkan dokumen kerja sama usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembangunan fasilitas air siap minum berbasis wakaf di ruang kerja Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Rabu (7/1/2026).

BANDA ACEH – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menjalin kerja sama dengan Yayasan Tarara Global Humanity untuk membangun fasilitas air siap minum berbasis wakaf di lingkungan kampus. Program ini menjadi kolaborasi wakaf internasional pertama di Aceh yang terhubung langsung dengan Turki.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg dan Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal di ruang kerja Rektor, Rabu (7/1/2026).

Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg mengatakan pembangunan fasilitas air minum wakaf ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menyediakan sarana pendukung kesehatan yang mudah diakses oleh sivitas akademika.

“Fasilitas air minum ini akan membantu mahasiswa dan seluruh sivitas akademika mendapatkan akses air minum yang sehat, higienis, dan gratis di lingkungan kampus,” kata Mujiburrahman.

Ia menilai ketersediaan air minum layak konsumsi merupakan kebutuhan mendasar di perguruan tinggi, seiring meningkatnya aktivitas akademik dan jumlah mahasiswa.

“Semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi para wakif, seiring manfaat yang dirasakan oleh para pengguna,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal menjelaskan fasilitas tersebut dibangun melalui skema wakaf Seyyid Osman Hulûsi Ateş Darendevî, sebuah program wakaf yang berpusat di Turki. Proyek ini menjadi pilot project pertama di Aceh.

“Selain fungsional, bangunan fasilitas air minum ini akan mengusung arsitektur khas Turki yang ikonik,” kata Haykal.

Dari sisi teknis, fasilitas ini akan dilengkapi sistem filtrasi modern untuk memastikan kualitas air tetap aman dikonsumsi. Daya tampung air mencapai 1.000 liter dengan delapan kran yang dapat digunakan secara bersamaan.

“Kami menargetkan pembangunan dapat dimulai dalam waktu dekat agar segera dimanfaatkan oleh civitas akademika UIN Ar-Raniry,” pungkasnya. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Berkah Idul Fitri, Pedagang Kue di Lambaro Raup Keuntungan Besar

24 Maret 2026 - 01:32 WIB

Meski Tampak Sepi, Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran

24 Maret 2026 - 01:29 WIB

Arus Mudik Lebaran H+3 Lancar

24 Maret 2026 - 01:24 WIB

Netanyahu Ketar Ketir Minta Bantuan Negara Lain Serang Iran

24 Maret 2026 - 01:02 WIB

Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026

23 Maret 2026 - 01:15 WIB

Trending di News