Menu

Mode Gelap
Kak Na: Cokbang Contoh Nyata Aceh Mampu Produksi Hulu-Hilir secara Mandiri Sidak RSUD Kota Langsa, Sekda Nasir: Bangun Komunikasi dan Edukasi Pasien Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi Tetapkan Tersangka Fitnah Sekda Nasir, Polisi Identifikasi Pihak Lain yang Terlibat Kak Na: Konsumsi Ikan Penting untuk Mendukung Tumbuh Kembang Otak Anak RSUDZA Layani 2.000 Pasien per Hari, Obat Diberikan, Administrasi Diurus

News

UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Pemeringkatan Internasional

badge-check


					UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Pemeringkatan Internasional Perbesar

BANDA ACEH— Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menggelar Workshop Pemeringkatan Internasional dan Reputasi Universitas sebagai bagian dari upaya memperkuat agenda internasionalisasi dan mendorong kampus menuju kategori World Class University (WCU).

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 18–20 November 2025 di Aula Lantai III Gedung SBSN Fakultas Psikologi dibuka secara resmi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof Muhammad Yasir Yusuf.

Dalam sambutannya Yasir menegaskan bahwa internasionalisasi bukan sekadar tuntutan global, tetapi kebutuhan strategis bagi UIN Ar-Raniry untuk meningkatkan daya saing dan kontribusi akademik.

“Ini momentum bagi kita untuk merumuskan langkah konkret menuju internasionalisasi. Kita memiliki fondasi yang kuat, baik dari akreditasi institusi dan prodi yang sudah unggul, kualitas SDM, maupun eksposur mahasiswa dalam kegiatan internasional,” ujar Prof Yasir.

Ia menambahkan bahwa proses transformasi menuju WCU tetap harus berakar pada identitas keilmuan dan keislaman Aceh.

Hadir sebagai narasumber utama, Ir Vendy Eko Prasetyo MSc PhD IPM ASEAN Eng dari Universitas Gadjah Mada (UGM), yang kini menjabat sebagai Ketua Tim Kerja Survei, Alumni, dan Branding UGM pada Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas.

Dalam pemaparannya, Vendy menjelaskan arah kebijakan nasional terkait internasionalisasi perguruan tinggi, termasuk penyusunan Roadmap World Class University sebagai pedoman transformasi universitas di Indonesia.

Doktor dari University of Melbourne Australia ini menekankan bahwa pemeringkatan internasional harus dipahami sebagai alat ukur kualitas, bukan sekadar perlombaan peringkat.

“Pemeringkatan itu seperti check-up kinerja. Ia memberi gambaran tentang aspek yang perlu diperkuat, baik dari sisi reputasi maupun branding,” ujarnya.

Vendy juga menilai posisi geografis Aceh yang dekat dengan Malaysia, Singapura, dan Thailand sebagai peluang besar untuk memperluas kolaborasi internasional secara lebih efisien.

“Secara geografis, Aceh itu sangat diuntungkan. Ini harus menjadi pintu bagi UIN Ar-Raniry untuk memperluas jaringan dan kerja sama internasional,” kata Vendy.

Ia turut menyoroti pentingnya memastikan relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. “Pertanyaannya adalah: apakah lulusan kita benar-benar dibutuhkan dan siap berkontribusi? Internasionalisasi harus tetap berpijak pada etika, nilai agama, dan norma sosial perguruan tinggi Islam,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator World University Ranking dan Internasionalisasi UIN Ar-Raniry, Prof Saiful Akmal, menyampaikan bahwa workshop ini berfokus pada strategi penguatan reputasi akademik, rekam jejak alumni di dunia kerja, serta tata kelola data pemeringkatan.

“Workshop ini memberikan wawasan baru mengenai strategi peningkatan reputasi dan kualitas perguruan tinggi. Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat posisi UIN Ar-Raniry di kancah akademik internasional,” ujarnya. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tetapkan Tersangka Fitnah Sekda Nasir, Polisi Identifikasi Pihak Lain yang Terlibat

11 Mei 2026 - 20:02 WIB

Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti

9 Mei 2026 - 14:45 WIB

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Trending di News