Menu

Mode Gelap
Wagub Aceh silaturahmi ke Dayah Abu Paya Pasi, perkuat sinergi pemerintah dan ulama SAPA Gugat Bappeda Aceh ke KIA, Dokumen Pokir DPRA Tak Diberikan Read Aloud Anak Banda Aceh dan RUMAN Aceh Meriahkan HAN 2026 di Blang Padang Terima Audiensi LLDIKTI, Wagub Fadhlullah Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi dengan PTS Wagub Aceh Ikuti Rapat Percepatan Pembangunan Huntap Korban Bencana Kabupaten Pertama Gelar Rakor, Kak Na Apresiasi Pembina Posyandu Pidie

News

UIN Ar-Raniry Siap Jadi Pelopor Zona KHAS di Perguruan Tinggi Aceh

badge-check


					UIN Ar-Raniry Siap Jadi Pelopor Zona KHAS di Perguruan Tinggi Aceh Perbesar

BANDA ACEH— Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh memperkuat posisinya sebagai kampus unggulan berbasis syariah dengan bersiap menjadi pelopor implementasi Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (Zona KHAS) di lingkungan perguruan tinggi di Aceh.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat percepatan implementasi Zona KHAS yang digelar di Ruang Rapat Rektor kampus tersebut, Senin (13/4/2026).

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg mengatakan penunjukan kampusnya sebagai lokasi pengembangan Zona KHAS menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem halal di lingkungan akademik.

“Ini bukan hanya program, tetapi bagian dari penguatan identitas UIN Ar-Raniry sebagai kampus berbasis keislaman yang terintegrasi dengan praktik ekonomi syariah,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan Zona KHAS akan difokuskan pada kantin dan area strategis kampus dengan mempertimbangkan aspek kelayakan, kebersihan, serta kemudahan akses bagi sivitas akademika.

Ia menegaskan, kampus siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan implementasi berjalan optimal dan berkelanjutan.

Direktur Eksekutif Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Aceh, Prof Syahrizal Abbas, menyebut UIN Ar-Raniry memiliki potensi besar menjadi model pengembangan Zona KHAS di Aceh.

“UIN memiliki kekuatan akademik dan sumber daya yang mendukung pengembangan ekosistem halal, termasuk program studi terkait industri halal,” katanya.

Ia menjelaskan, Zona KHAS merupakan program nasional yang bertujuan memastikan produk dan layanan di suatu kawasan memenuhi standar halal, aman, dan sehat secara terintegrasi.

Sementara itu, Perwakilan Bank Indonesia Aceh M. Ilham Wiratama menilai kehadiran Zona KHAS di UIN Ar-Raniry tidak hanya memperkuat ekosistem halal, tetapi juga membuka peluang pengembangan riset dan inovasi mahasiswa.

“Ini bisa menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa dalam mengembangkan ekonomi syariah, sekaligus mendorong digitalisasi transaksi melalui QRIS,” ujar Ilham Wiratama.

Ke depan, UIN Ar-Raniry diharapkan tidak hanya menjadi implementator, tetapi juga role model pengembangan Zona KHAS di tingkat regional hingga nasional.

Deklarasi komitmen pengembangan Zona KHAS di lingkungan perguruan tinggi dijadwalkan berlangsung dalam rangkaian Road to Festival Ekonomi Syariah Aceh pada akhir April 2026.

Turut hadir, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Provinsi Aceh, Wakil Direktur Eksekutif KDEKS Aceh, Direktur Industri dan Ekosistem Halal KDEKS Aceh, Kepala Sekretariat KDEKS Aceh serta pimpinan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

SAPA Gugat Bappeda Aceh ke KIA, Dokumen Pokir DPRA Tak Diberikan

22 Juli 2026 - 14:01 WIB

Read Aloud Anak Banda Aceh dan RUMAN Aceh Meriahkan HAN 2026 di Blang Padang

22 Juli 2026 - 00:01 WIB

Ketua DPRK Jamu Anak Yatim Bersama Partner Berbagi

19 Juli 2026 - 14:34 WIB

Terungkap! Pelaku Curas Toko Emas Tapaktuan Ternyata Oknum Polisi

19 Juli 2026 - 14:26 WIB

Wali Nanggroe Usulkan Aceh Jadi Pilot Project Pengadilan Niaga Syariah Nasional

18 Juli 2026 - 21:12 WIB

Trending di News