Menu

Mode Gelap
PSIS Matangkan Transisi, WCP Pelajari Celah Semen Padang PSS Fokus Redam Penguasaan Bola Dewa United Persik Siapkan Taktik Hadapi Arema di Derby Jatim Arema FC Tak Bergantung Striker Murni, Tujuh Gol Jadi Modal Hadapi Persik Data Desil Jadi Sumber Salah Paham, BPS Diminta Bergerak Cepat Komisi VIII Dorong Penguatan Layanan Haji di Daerah

Pemerintahan

Wagub Pimpin Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh Tamiang

badge-check


					IST Perbesar

IST

ACEH TAMIANG– Wakil Gubernur Aceh memimpin rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana bersama Bupati Aceh Tamiang di Kantor Koramil 08/Rantau, Senin (13/7/2026).

Rapat tersebut dihadiri unsur TNI, Polri, Kejaksaan Negeri, DPRK Aceh Tamiang, Bappeda, serta kepala SKPK terkait sebagai bentuk penguatan sinergi lintas sektor dalam mempercepat proses pemulihan daerah terdampak bencana.

Pertemuan difokuskan pada evaluasi progres rehabilitasi dan rekonstruksi, khususnya percepatan perbaikan infrastruktur vital yang mengalami kerusakan. Langkah ini dinilai penting untuk memulihkan layanan publik serta menggerakkan kembali aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.

Selain pembangunan fisik, forum juga membahas strategi percepatan pemulihan ekonomi bagi masyarakat terdampak. Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berkomitmen memastikan program pemulihan berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Tamiang menekankan pentingnya percepatan normalisasi sungai di sejumlah titik rawan banjir. Upaya tersebut dinilai mendesak sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan, sekaligus meminimalkan risiko bencana serupa di masa mendatang.

Ia juga mendorong percepatan rehabilitasi dan pembangunan kembali gedung-gedung perkantoran pemerintah yang rusak akibat bencana. Menurutnya, pemulihan sarana pemerintahan menjadi kebutuhan mendesak agar pelayanan publik dapat kembali berjalan optimal.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Aceh menegaskan bahwa percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi membutuhkan sinergi kuat antara Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten, serta seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI, Polri, Kejaksaan, dan DPRK.

“Kolaborasi yang solid menjadi kunci agar seluruh program pemulihan dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Wakil Gubernur juga meminta seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat koordinasi dan mengawal setiap tahapan pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi.

Dengan kerja sama yang terintegrasi, Pemerintah Aceh optimistis proses pemulihan di Aceh Tamiang dapat dipercepat, sehingga pelayanan publik kembali maksimal dan masyarakat segera merasakan dampak positif pembangunan secara menyeluruh.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Data Desil Jadi Sumber Salah Paham, BPS Diminta Bergerak Cepat

18 September 2026 - 13:36 WIB

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

16 September 2026 - 14:06 WIB

Dek Fadh Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

16 September 2026 - 13:53 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

8 September 2026 - 16:09 WIB

Pemerintah Aceh Pacu Aturan Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang

7 September 2026 - 14:53 WIB

Trending di Pemerintahan