Menu ✖

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry-LIPIA Siapkan Kelas Bahasa Arab Gratis bagi Mahasiswa Tenaga Ahli Menag Dorong Mahasiswa MHU UIN Ar-Raniry Garap Peluang Bisnis Haji dan Umrah Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan Polri Gencarkan Operasi Narkoba, Kapolri: Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar

Pemerintahan

Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh

badge-check


					Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem Perbesar

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem

ACEH TAMIANG – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyatakan pemerintah akan terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan listrik bagi warga korban banjir yang menempati hunian sementara (huntara), termasuk menanggapi aspirasi masyarakat agar biaya listrik digratiskan.

Hal itu disampaikan Mualem saat meninjau huntara yang telah selesai dibangun untuk masyarakat korban banjir di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (13/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Mualem mendengar langsung aspirasi warga yang berharap biaya listrik selama menempati huntara tidak dibebankan kepada masyarakat terdampak bencana.

Mualem mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam penyediaan fasilitas huntara. Pemerintah Aceh, kata dia, akan terus berupaya memenuhi kebutuhan warga, mulai dari fasilitas sanitasi, air bersih hingga listrik.

“Kita tahu saat ini memang banyak masih kurangnya, tapi InsyaAllah kita akan terus upayakan lebih sempurna, baik itu WC, air bersih hingga listrik,” ujar Mualem.

Untuk diketahui, aspirasi warga soal listrik memang baru diterima Mualem pada hari kunjungan tersebut, namun jauh hari sebelumnya pada 8 Oktober 2026Mualem telah menyurati Dirut PLN untuk memperpanjang dukungan layanan listrik bagi masyarakat korban banjir yang masih menempati hunian sementara (huntara).

Dalam surat itu, Mualem menjelaskan, berdasarkan perkembangan terakhir, dukungan layanan listrik tersebut akan berakhir pada Oktober 2026. Sementara itu, masih terdapat masyarakat terdampak bencana yang tinggal di huntara karena pembangunan hunian tetap (huntap) belum seluruhnya selesai dan belum dapat ditempati.

“Dalam kondisi tersebut, keberlanjutan layanan listrik menjadi bagian penting dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa transisi menuju pemulihan,” demikian isi surat tersebut.

Menurut Mualem, listrik tidak hanya dibutuhkan untuk keperluan rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung pendidikan, kesehatan, keamanan, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Aceh meminta PLN melanjutkan layanan listrik di lokasi-lokasi huntara sampai masyarakat terdampak dapat menempati huntap dan kembali menjalani kehidupan serta aktivitas ekonomi secara layak dan mandiri. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan

14 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Gubernur Aceh Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Pertanian hingga Pendidikan

14 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Polri Gencarkan Operasi Narkoba, Kapolri: Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar

13 Oktober 2026 - 12:14 WIB

DPR: Rp23 Triliun APBN 2027 untuk Gaji PPPK

12 Oktober 2026 - 23:25 WIB

KUA-PPAS Aceh 2027 Disepakati, Pembahasan RAPBA Segera Dimulai

8 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Trending di Pemerintahan