JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI Riyono meminta pemerintah daerah bersama aparat terkait memperkuat sinergi dan mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Upaya tersebut dinilai penting untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap.
Riyono menegaskan, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan menyampaikan keprihatinan, tetapi harus disertai langkah konkret, mulai dari pemadaman api hingga penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak.
Sebagai bentuk kepedulian, legislator Fraksi PKS itu mengaku telah menyalurkan bantuan berupa tabung oksigen, masker, serta sejumlah logistik kepada masyarakat di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga menghadapi dampak kabut asap.
“Saya sudah mencari jalan untuk membantu masyarakat di sana dengan tabung oksigen, dengan masker. Sejumlah bantuan dan logistik sudah saya kirimkan kepada masyarakat di Kalimantan Tengah ataupun juga Kalimantan Barat,” ujar Riyono dalam keterangan tertulis yang dikutip Parlementaria di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Ia juga mengingatkan para kepala daerah dan aparat keamanan, termasuk gubernur, bupati, kepolisian daerah, dan jajaran TNI, agar memperkuat kolaborasi sekaligus menjaga komunikasi publik yang empatik. Menurutnya, masyarakat yang setiap hari terpapar asap membutuhkan tindakan nyata dan perhatian dari para pemangku kepentingan.
Riyono menekankan penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat. Ia meminta keselamatan serta kesehatan warga menjadi prioritas utama dalam upaya penanggulangan bencana tersebut.







