Menu

Mode Gelap
Francisco Rivera dan Ambisi Persebaya Menembus Empat Besar Mualem Gelar Silaturahmi Bersama Ulama, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama untuk Aceh Islami Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti Sekda Nasir: Semua Rumah Sakit Wajib Terima Pasien Sekda Aceh Buka Rakerprov KONI Aceh 2026, Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

News

UIN Ar-Raniry Raih Predikat PTKIN Terbaik di Indonesia Versi Scimago 2025

badge-check


					ILUSTRASI: Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh Perbesar

ILUSTRASI: Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh

BANDA ACEH— Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh berhasil meraih predikat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik di Indonesia versi Scimago Institutions Rankings (SIR) 2025. Kampus tersebut menempati peringkat pertama di kategori PTKIN dan menduduki posisi ke-27 dari 74 perguruan tinggi terbaik di Indonesia secara keseluruhan.

Selain UIN Ar-Raniry, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berada di peringkat ke-35 dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung di posisi ke-47. Di tingkat Asia, UIN Ar-Raniry menempati peringkat ke-1.133 dan secara global berada di urutan ke-4.539.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg mengungkapkan capaian ini merupakan hasil dari peningkatan mutu yang berkelanjutan. “Setelah meraih akreditasi unggul pada Oktober 2023 lalu, UIN Ar-Raniry terus meningkatkan kualitas agar mendapat pengakuan nasional dan internasional termasuk meraih peringkat terbaik dari lembaga pemeringkatan dunia,” katanya.

Lebih lanjut, UIN Ar-Raniry juga menunjukkan prestasi di bidang penelitian dengan memiliki empat jurnal ilmiah terindeks Scopus. Dua di antaranya, yakni Samarah dan Jurnal Ilmiah Islam Futura, bahkan masuk dalam kategori Q1 berdasarkan Scimago Journal Rank (SJR). Dua jurnal lainnya adalah Petita dan El-Usrah.

Mujiburrahman berharap capaian prestasi ini dapat semakin memperkuat posisi UIN Ar-Raniry dalam kancah akademik internasional dan mendorong kontribusi positif kampus tersebut dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Prof Dr Muhammad Yasir Yusuf MA mengatakan pemeringkatan SIR 2025 menggunakan tiga indikator utama, yakni kinerja penelitian (50 persen), hasil inovasi (30 persen), dan dampak sosial (20 persen) yang diukur melalui visibilitas web.

“Kategori riset mencakup jumlah jurnal, kolaborasi internasional, publikasi akses terbuka, High Quality Publications (Q1), dan jumlah sitasi publik. Inovasi dinilai dari jumlah sitasi dalam paten dan aplikasi paten yang dihasilkan, sedangkan dampak sosial diukur melalui mention di media sosial dan kunjungan ke situs web institusi,” ujar Yasir dalam keterangannya, Kamis (6/3/2025). [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti

9 Mei 2026 - 14:45 WIB

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Trending di News