Menu

Mode Gelap
Pascasarjana UIN Ar-Raniry Yudisium 152 Alumni Baru DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman

News

UIN Ar-Raniry Raih Predikat PTKIN Terbaik di Indonesia Versi Scimago 2025

badge-check


					ILUSTRASI: Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh Perbesar

ILUSTRASI: Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh

BANDA ACEH— Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh berhasil meraih predikat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik di Indonesia versi Scimago Institutions Rankings (SIR) 2025. Kampus tersebut menempati peringkat pertama di kategori PTKIN dan menduduki posisi ke-27 dari 74 perguruan tinggi terbaik di Indonesia secara keseluruhan.

Selain UIN Ar-Raniry, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berada di peringkat ke-35 dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung di posisi ke-47. Di tingkat Asia, UIN Ar-Raniry menempati peringkat ke-1.133 dan secara global berada di urutan ke-4.539.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg mengungkapkan capaian ini merupakan hasil dari peningkatan mutu yang berkelanjutan. “Setelah meraih akreditasi unggul pada Oktober 2023 lalu, UIN Ar-Raniry terus meningkatkan kualitas agar mendapat pengakuan nasional dan internasional termasuk meraih peringkat terbaik dari lembaga pemeringkatan dunia,” katanya.

Lebih lanjut, UIN Ar-Raniry juga menunjukkan prestasi di bidang penelitian dengan memiliki empat jurnal ilmiah terindeks Scopus. Dua di antaranya, yakni Samarah dan Jurnal Ilmiah Islam Futura, bahkan masuk dalam kategori Q1 berdasarkan Scimago Journal Rank (SJR). Dua jurnal lainnya adalah Petita dan El-Usrah.

Mujiburrahman berharap capaian prestasi ini dapat semakin memperkuat posisi UIN Ar-Raniry dalam kancah akademik internasional dan mendorong kontribusi positif kampus tersebut dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Prof Dr Muhammad Yasir Yusuf MA mengatakan pemeringkatan SIR 2025 menggunakan tiga indikator utama, yakni kinerja penelitian (50 persen), hasil inovasi (30 persen), dan dampak sosial (20 persen) yang diukur melalui visibilitas web.

“Kategori riset mencakup jumlah jurnal, kolaborasi internasional, publikasi akses terbuka, High Quality Publications (Q1), dan jumlah sitasi publik. Inovasi dinilai dari jumlah sitasi dalam paten dan aplikasi paten yang dihasilkan, sedangkan dampak sosial diukur melalui mention di media sosial dan kunjungan ke situs web institusi,” ujar Yasir dalam keterangannya, Kamis (6/3/2025). [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pascasarjana UIN Ar-Raniry Yudisium 152 Alumni Baru

20 September 2026 - 19:56 WIB

DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat

19 September 2026 - 22:59 WIB

AISZAWA 2026 di UIN Ar-Raniry, Rektor: Zakat dan Wakaf Harus Berdampak pada Masyarakat

18 September 2026 - 08:45 WIB

FAH UIN Ar-Raniry Luluskan 122 Sarjana, Dekan: Gelar Akademik Adalah Amanah

18 September 2026 - 08:41 WIB

ASSA 2026 Dibuka, Acer Dorong Sekolah dan Guru Kuasai AI

17 September 2026 - 22:18 WIB

Trending di News