Menu

Mode Gelap
DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman PSIS Matangkan Transisi, WCP Pelajari Celah Semen Padang

Pemerintahan

Mualem Gelar Silaturahmi Bersama Ulama, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama untuk Aceh Islami

badge-check


					Mualem Gelar Silaturahmi Bersama Ulama, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama untuk Aceh Islami Perbesar

‎BANDA ACEH — Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menggelar silaturahmi bersama para ulama dan tokoh masyarakat Aceh dalam rangka mempererat ukhuwah serta memperkuat sinergi antara ulama dan umara demi mewujudkan Aceh yang islami, di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (9/5/2026).

‎Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menguatkan Sinergi Ulama dan Umara untuk Aceh yang Islami” itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Nanggroe Aceh, sejumlah ulama kharismatik Aceh, unsur Forkopimda Aceh, pejabat pemerintah, hingga pimpinan lembaga dan perbankan di Aceh.

‎Beberapa ulama kharismatik yang hadir antara lain Abuya Mawardi Wali, Abon Arongan Tgk H. Sofyan Mahdi, Tgk H. Daud Hasbi, Abon Paloh Kaye Kunyet, serta Tgk H. Muzakkir Abdullah atau yang akrab disapa Waled Lapang.

‎Selain itu, hadir pula Kapolda Aceh bersama unsur Forkopimda Aceh lainnya, Wakil Imam Mesjid Raya Baiturrahman, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Sekda Aceh, para kepala SKPA, unsur vertikal di Aceh, serta para tamu lainnya.

‎Dalam sambutannya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh ulama yang telah memenuhi undangan silaturahmi tersebut.

‎Gubernur mengaku kegiatan itu telah lama direncanakan, namun baru dapat terlaksana pada saat ini.

‎“Silaturahmi ini sudah lama kami niatkan. Alhamdulillah baru hari ini dapat terlaksana. Kami berterima kasih atas kehadiran para ulama dan seluruh tokoh masyarakat Aceh,” ujar gubernur.

‎Gubernur mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan serta menyatukan langkah antara pemerintah dan ulama dalam membangun Aceh ke arah yang lebih baik.

‎Menurutnya, sinergi ulama dan umara sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai persoalan yang sedang dihadapi Aceh saat ini.

‎Dalam kesempatan itu, gubernur juga menyinggung sejumlah isu kekinian Aceh, mulai dari bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah daerah, kondisi perekonomian masyarakat, hingga persoalan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

‎Gubernur menjelaskan bahwa kondisi keuangan di setiap provinsi, termasuk Aceh, terasa berat sehingga berdampak pada pembangunan Aceh.

‎Karena itu Gubernur berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya para ulama, dapat terus memberikan dukungan dan masukan kepada pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.

‎”Meskipun situasi keuangan daerah yang sangat terbatas, ditambah dengan tanggung jawab pemulihan pasca bencana yang harus kami prioritaskan, namun saya tetap tegar dan semangat, karena yakin bahwa do’a dan dukungan para ulama kepada kami, akan mewujudkan apa yang kita harapkan,” kata Gubernur.

‎Acara silaturahmi kemudian ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh Abuya Mawardi Wali. Dalam tausiahnya, Abuya mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta bersama-sama menjaga nilai-nilai keislaman di Tanah Rencong.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar

19 September 2026 - 22:52 WIB

Data Desil Jadi Sumber Salah Paham, BPS Diminta Bergerak Cepat

18 September 2026 - 13:36 WIB

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

16 September 2026 - 14:06 WIB

Dek Fadh Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

16 September 2026 - 13:53 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

8 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di Pemerintahan