Menu ✖

Mode Gelap
Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Simeulue Ditahan, Kerugian Negara Rp851 Juta Akademisi Minta Tes Urine DPRA hingga Eksekutif dan Yudikatif PC PERTI Aceh Besar: Beut Kitab Bak Sikula Sah Secara Hukum, Jangan Giring Opini Sesat Persib Bidik Tiket 16 Besar ACL 2 di Kandang Melbourne Victory Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden UIN Ar-Raniry dan Pijar Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Disabilitas

Pemerintahan

Bupati Aceh Besar Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Nuur Ar Radhiyyah di RSU Putri Bidadari

badge-check


					Bupati Aceh Besar, H Syech Muharram Idris melakukan penandatangan prasasti Pembangunan Masjid Nuur AR Radhiyyah RSU Putri Bidadari Aceh di Gampong Lamreung, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat (13/06/2025). FOTO/MC ACEH BESAR Perbesar

Bupati Aceh Besar, H Syech Muharram Idris melakukan penandatangan prasasti Pembangunan Masjid Nuur AR Radhiyyah RSU Putri Bidadari Aceh di Gampong Lamreung, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat (13/06/2025). FOTO/MC ACEH BESAR

ACEH BESAR – Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nuur Ar Radhiyyah di Kawasan RSU Putri Bidadari, Gampong Lamreung, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat (13/6/2025).

Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi keluarga besar H. Muhammad Nur Abubakar dan Hj. Radhiyyah atas pendirian RSU Putri Bidadari dan pembangunan masjid sebagai bentuk dedikasi terhadap umat.

“Kami sangat bersyukur atas kehadiran RSU Putri Bidadari. Saat ini, Aceh Besar dengan jumlah penduduk sekitar 442 ribu jiwa hanya memiliki satu RSUD tipe C. Rumah sakit bertipe A ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan layanan kesehatan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara rumah sakit dan masyarakat.

“Kami berharap RSU ini bersinergi baik dengan Pemkab dan masyarakat. Komunikasi yang baik akan mencegah kesalahpahaman di masa depan,” pesannya.
Terkait masjid yang akan dibangun, Bupati mengingatkan pentingnya tanggung jawab jangka panjang.

“Masjid bukan hanya dibangun, tapi juga harus dirawat. Kita harus jaga kebersihannya agar nyaman bagi semua yang beribadah,” tegasnya.
Masjid Nuur Ar Radhiyyah akan menjadi ruang spiritual terbuka bagi pasien, tenaga medis, dan masyarakat sekitar.

Direktur Utama RSU Putri Bidadari Aceh, H. Firmansyah, SE menyampaikan rasa syukur atas dukungan berbagai pihak.

“Ini masjid keempat yang dibangun ayahanda kami, dengan semangat yang sama: menjadi tempat mendekatkan diri kepada Allah,” katanya.

Ia menegaskan, masjid ini tidak berpagar dan terbuka untuk umum.

“Kami ingin siapa pun—pasien, keluarga, tenaga kesehatan, maupun warga sekitar—bisa salat di sini tanpa sekat,” jelasnya.

Nama Nuur Ar Radhiyyah merupakan gabungan nama kedua orang tua pendiri rumah sakit, sebagai bentuk penghormatan dan amal jariyah.

Acara berlangsung khidmat, diawali doa, prosesi peusijuek, penandatanganan prasasti, dan pemberian santunan untuk anak yatim.

Turut hadir Direktur PT Ade Putri Medikal Nusantara, Camat Darul Imarah M. Basir SSTP, M.Si, unsur Forkopimcam, Pimpinan Dayah, Imum Mukim, Keuchik Lamreung, serta tokoh masyarakat.()

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dek Fadh Bersama Wakil Ketua KPK Serahkan Penghargaan Desa Antikorupsi kepada 15 Gampong di Aceh

21 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

20 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

18 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Wali Kota Sabang Ajak Masyarakat Bangga dan Gunakan Produk UMKM Lokal

17 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Kabut Asap Mulai Selimuti Banda Aceh, Warga Diminta Waspada

16 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Trending di Pemerintahan