Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

News

Rektor UIN Ar-Raniry Serukan Solidaritas untuk Iran, Kecam Agresi Israel

badge-check


					Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg Perbesar

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg

BANDA ACEH – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg menyatakan dukungan terhadap rakyat Iran yang saat ini tengah menghadapi agresi militer dari Israel.

Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan dan pembelaan terhadap nilai-nilai keadilan global.

“Membela Iran dari agresi Israel adalah wujud pembelaan terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan universal. Ini sama seperti kita membela Palestina, yang hingga hari ini masih terus mengalami penindasan, kekerasan, dan pembantaian oleh rezim Zionis,” kata Mujiburrahman dalam pernyataan resminya, Sabtu (21/6/2025).

Menurutnya, komunitas akademik tidak boleh diam menghadapi pelanggaran hukum internasional yang terus terjadi. Kampus, sebagai pusat ilmu dan etika, memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan keadilan dan kebenaran.

“Ketika rakyat suatu bangsa—dalam hal ini Iran—menghadapi kekerasan dan agresi, maka suara solidaritas dari komunitas internasional, termasuk dari dunia akademik, harus dikumandangkan,” ujarnya.

Rektor UIN Ar-Raniry menegaskan, nilai-nilai kemanusiaan harus dihormati dan ditempatkan di atas segala bentuk kepentingan politik. Ia menyebut bahwa segala aktivitas yang menimbulkan bentuk kolonialisasi baru harus dihentikan, apa pun alasannya.

Lebih lanjut, ia mendorong adanya kesadaran kolektif dari publik internasional untuk menekan agresi Israel dan mendesak penghentian segala bentuk kekerasan terhadap negara-negara berdaulat.

“Dunia hari ini butuh lebih banyak suara jernih, bukan sekadar gema kepentingan politik. Kita harus berani menyuarakan kebenaran,” ujar Mujiburrahman.

Sebagai bentuk keberlanjutan sikap, UIN Ar-Raniry dalam waktu dekat berencana menggelar forum akademik untuk mengkaji situasi konflik dari berbagai perspektif, termasuk hukum internasional, hak asasi manusia, dan prinsip-prinsip Islam tentang perdamaian dan keadilan. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

25 Juni 2026 - 13:20 WIB

Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru

24 Juni 2026 - 15:31 WIB

Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

23 Juni 2026 - 20:27 WIB

Trending di News