Menu

Mode Gelap
Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu BSN Championship 2026 Perebutkan Hadiah Total Rp175 Juta, Abeh Ubee Abeh! Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri Shayne Pede Tatap Laga Melawan Persib Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

News

Rektor UIN Ar-Raniry Serukan Solidaritas untuk Iran, Kecam Agresi Israel

badge-check


					Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg Perbesar

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg

BANDA ACEH – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg menyatakan dukungan terhadap rakyat Iran yang saat ini tengah menghadapi agresi militer dari Israel.

Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan dan pembelaan terhadap nilai-nilai keadilan global.

“Membela Iran dari agresi Israel adalah wujud pembelaan terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan universal. Ini sama seperti kita membela Palestina, yang hingga hari ini masih terus mengalami penindasan, kekerasan, dan pembantaian oleh rezim Zionis,” kata Mujiburrahman dalam pernyataan resminya, Sabtu (21/6/2025).

Menurutnya, komunitas akademik tidak boleh diam menghadapi pelanggaran hukum internasional yang terus terjadi. Kampus, sebagai pusat ilmu dan etika, memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan keadilan dan kebenaran.

“Ketika rakyat suatu bangsa—dalam hal ini Iran—menghadapi kekerasan dan agresi, maka suara solidaritas dari komunitas internasional, termasuk dari dunia akademik, harus dikumandangkan,” ujarnya.

Rektor UIN Ar-Raniry menegaskan, nilai-nilai kemanusiaan harus dihormati dan ditempatkan di atas segala bentuk kepentingan politik. Ia menyebut bahwa segala aktivitas yang menimbulkan bentuk kolonialisasi baru harus dihentikan, apa pun alasannya.

Lebih lanjut, ia mendorong adanya kesadaran kolektif dari publik internasional untuk menekan agresi Israel dan mendesak penghentian segala bentuk kekerasan terhadap negara-negara berdaulat.

“Dunia hari ini butuh lebih banyak suara jernih, bukan sekadar gema kepentingan politik. Kita harus berani menyuarakan kebenaran,” ujar Mujiburrahman.

Sebagai bentuk keberlanjutan sikap, UIN Ar-Raniry dalam waktu dekat berencana menggelar forum akademik untuk mengkaji situasi konflik dari berbagai perspektif, termasuk hukum internasional, hak asasi manusia, dan prinsip-prinsip Islam tentang perdamaian dan keadilan. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Bank Aceh Syariah dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Pensiun

5 Mei 2026 - 21:56 WIB

Trending di News