Menu

Mode Gelap
Kenji Nishioka Dipanggil Timnas Filipina, Kalteng FC Bawa Nama ke Panggung ASEAN Rekaman CCTV Diduga Bocor, Bank Aceh Diadukan ke OJK dan BI Garuda dan SMSI Aceh Besar Membahas Masa Depan Konektivitas Aceh Pascasarjana UIN Ar-Raniry Yudisium 152 Alumni Baru DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar

Pemerintahan

Bupati Al-Farlaky: Dokter Garda Terdepan Mewujudkan Aceh Timur Sehat dan Garang

badge-check


					Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.HI, M.Si Perbesar

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.HI, M.Si

ACEH TIMUR — Pengurus baru Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Aceh Timur periode 2025- 2028 resmi dilantik. Acara berlangsung di Aula Serbaguna Pendopo Bupati Aceh Timur, Sabtu, 19 Juli 2025.

Ketua IDI Aceh Timur terpilih, dr. Fajri Prasetyo, dalam sambutannya menyebutkan bahwa amanah yang ia emban merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen. Ia menyoroti tantangan profesi kedokteran ke depan yang kian kompleks, mulai dari perkembangan ilmu dan teknologi, dinamika regulasi yang makin rumit, hingga persoalan etik dan profesionalisme.

“Saya mengajak seluruh sejawat untuk menjaga marwah profesi kita, berpegang pada nilai-nilai luhur, tetap terbuka terhadap kritik, dan terus semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar dr. Fajri.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus IDI sebelumnya atas pengabdian dan capaian yang telah diraih selama masa kepengurusan.

Sementara itu, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.HI, M.Si., dalam arahannya mengapresiasi kekompakan dan soliditas IDI Aceh Timur yang dinilai luar biasa.

Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremoni, tetapi wujud komitmen organisasi dalam memperkuat peran dan integritas profesi dokter di tengah tantangan zaman.

“Profesionalisme harus terus ditingkatkan. IDI harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menjawab tantangan sosial yang dihadapi dunia medis hari ini,” tegas Bupati.

Ia mendorong IDI Aceh Timur untuk aktif menjalin sinergi dengan pemerintah, termasuk dalam mendukung program nasional di bidang kesehatan, seperti layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang saat ini sedang digalakkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah membuka ruang bagi pengembangan karier dokter muda, khususnya yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis.

Dalam tiga bulan terakhir, ia telah mengeluarkan rekomendasi bagi para dokter yang melanjutkan studi ke Banda Aceh dan Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh.

“Empat orang sudah lulus menjadi spesialis, termasuk di bidang neurologi. Semua ini demi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Aceh Timur,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan pentingnya menjaga kemuliaan profesi medis dari segala bentuk penyimpangan.

“Profesi dokter adalah profesi yang sangat mulia. Jangan biarkan dicoreng oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Saya berharap IDI mampu melakukan pembinaan internal secara konsisten,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Al-Farlaky menegaskan bahwa para dokter adalah wajah terdepan dalam mewujudkan cita-cita Aceh Timur menjadi daerah yang tangguh dan unggul, termasuk dalam hal pelayanan kesehatan.

“Harapan besar masyarakat ada di pundak Bapak-Ibu sekalian. Mari kita jadikan IDI sebagai mitra strategis untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas dan profesional di masa mendatang,” pungkas Al- Farlaky

Hadir dalam kegiatan ini, Forkpimda Aceh Timur, Pengurus IDI Kabupaten kota lainnya, Organisasi Profesi kesehatan dalam lingkungan Aceh Timur, dan sejumlah tamu undangan penting lainnya (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar

19 September 2026 - 22:52 WIB

Data Desil Jadi Sumber Salah Paham, BPS Diminta Bergerak Cepat

18 September 2026 - 13:36 WIB

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

16 September 2026 - 14:06 WIB

Dek Fadh Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

16 September 2026 - 13:53 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

8 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di Pemerintahan