Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

News

TPPS Aceh Timur Paparkan Capaian 8 Aksi Konvergensi di Banda Aceh

badge-check


					TPPS Aceh Timur Paparkan Capaian 8 Aksi Konvergensi di Banda Aceh Perbesar

BANDA ACEH — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menegaskan komitmennya dalam upaya percepatan penurunan angka stunting melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi Aceh.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Juli 2025, di Ruang Rapat Bappeda Aceh, Banda Aceh.

Hadir mewakili Kabupaten Aceh Timur, Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, S.STP, M.A.P, bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Sahminan, SKM, M. Kes serta jajaran Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Dalam sesi pemaparan, Syahrizal menyampaikan bahwa Aceh Timur terus mendorong pelaksanaan delapan aksi konvergensi sebagai pendekatan strategis dan terukur untuk menurunkan prevalensi stunting di tingkat kabupaten.

Ia menjelaskan bahwa kedelapan aksi tersebut merupakan kerangka kerja yang menuntut sinergi lintas sektor dan konsistensi pelaksanaan mulai dari perencanaan hingga evaluasi tahunan.

“Penilaian ini bukan hanya untuk menunjukkan angka capaian, tetapi juga menjadi sarana refleksi sejauh mana komitmen daerah hadir dalam upaya memperbaiki kualitas hidup generasi mendatang. Stunting adalah persoalan serius yang harus kita tangani secara terstruktur dan berkelanjutan,” ujar Syahrizal di hadapan tim penilai dan peserta dari kabupaten/kota lainnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Aceh Timur telah melaksanakan sejumlah langkah konkrit yang mencakup identifikasi wilayah prioritas stunting, penyusunan rencana kegiatan intervensi terintegrasi, pelaksanaan rembuk stunting di tingkat kecamatan dan kabupaten, serta penguatan regulasi melalui penerbitan Peraturan Bupati yang mengatur keterlibatan desa dalam pencegahan stunting.

Selain itu, Aceh Timur juga terus meningkatkan kapasitas kader pembangunan manusia (KPM) di desa, memperkuat sistem manajemen data stunting, melakukan pengukuran prevalensi balita pendek, serta melaksanakan review kinerja tahunan lintas sektor sebagai bentuk evaluasi menyeluruh terhadap aksi yang telah dijalankan.

Menurut Syahrizal, kegiatan penilaian ini memberikan ruang bagi kabupaten/kota untuk saling belajar dan memperbaiki pelaksanaan program ke depan.

“Kita tidak ingin berjalan sendiri. Forum ini membuka peluang kolaborasi, berbagi praktik baik, sekaligus memperlihatkan bahwa Aceh Timur siap berbenah dan berlari lebih cepat dalam menurunkan stunting,” pungkasnya.

Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi merupakan agenda tahunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Aceh untuk mengevaluasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting di tingkat kabupaten/kota. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

25 Juni 2026 - 13:20 WIB

Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru

24 Juni 2026 - 15:31 WIB

Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

23 Juni 2026 - 20:27 WIB

Trending di News