Menu

Mode Gelap
Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu BSN Championship 2026 Perebutkan Hadiah Total Rp175 Juta, Abeh Ubee Abeh! Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri Shayne Pede Tatap Laga Melawan Persib Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

News

Dosen UIN Ar-Raniry Raih Penghargaan The Best Paper Award di Konferensi Internasional I-LISS 2025

badge-check


					
Penghargaan diserahkan langsung oleh panitia konferensi yang diwakili Dr P. Rajendran (Secretary General I-LISS), Dr Thoriq Tri Prabowo (Organising Secretary), dan Prof Dong-Geun Oh (President I-LISS). Perbesar

Penghargaan diserahkan langsung oleh panitia konferensi yang diwakili Dr P. Rajendran (Secretary General I-LISS), Dr Thoriq Tri Prabowo (Organising Secretary), dan Prof Dong-Geun Oh (President I-LISS).

Yogyakarta  — Dosen Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Nazaruddin Musa MLIS PhD meraih dua penghargaan internasional sekaligus dalam ajang The 9th I-LISS International Conference yang digelar di Yogyakarta, 20–23 Agustus 2025.

Nazaruddin bersama tim penulis berhasil meraih Best Paper Award melalui karya ilmiah berjudul “On the Edge of the Digital Age: Bridging Indonesian LIS Professionals to the Global Stage Through the SFIA Framework.” Selain itu, ia juga dinobatkan sebagai The Most Inspiring Participant.

Konferensi yang mengangkat tema “Revisiting Competencies: Preparing the Next Generation of Library and Information Science Professionals” itu diikuti 84 pemakalah dari berbagai negara.

Ajang internasional ini diselenggarakan oleh International Library and Information Society (ILISS) bersama Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan turut didukung sejumlah mitra, baik nasional maupun internasional, seperti ASDIP PTKI, FutureNuri, JISTaP, dan Keimyung University Korea Selatan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga profesional perpustakaan dan informasi di Indonesia agar mampu bersaing secara global,” kata Nazaruddin dalam keterangan resmi, Jum’at (22/8/2025)

Ia menambahkan, penggunaan Skills Framework for the Information Age (SFIA) bisa menjadi rujukan global bagi pustakawan, pegiat literasi, maupun akademisi Indonesia.

Apresiasi juga disampaikan Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg melalui Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Syarifuddin MAg PhD. “Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi UIN Ar-Raniry, tetapi juga menjadi dorongan bagi sivitas akademika untuk terus berkiprah di tingkat internasional,” ujar Syarifuddin. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Bank Aceh Syariah dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Pensiun

5 Mei 2026 - 21:56 WIB

Trending di News