Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

News

Rektor UIN Ar-Raniry Ingatkan Mahasiswa Baru Soal Akhlak hingga Bahaya Begadang

badge-check


					Rektor UIN Ar-Raniry Ingatkan Mahasiswa Baru Soal Akhlak hingga Bahaya Begadang Perbesar

BANDA ACEH – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melalui UPT Ma’had Al-Jami’ah dan Asrama melaksanakan program pembinaan karakter bagi mahasantri baru tahun akademik 2025/2026.

Kegiatan berlangsung pada Minggu (21/9) di Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry dan diikuti mahasantri angkatan XIII gelombang 1 dan 2.

Dalam arahannya, Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg menekankan pentingnya program Ma’had yang kini menjadi kewajiban seluruh mahasiswa UIN di Indonesia. Program ini, menurutnya, merupakan kompensasi dari ditiadakannya tes pengetahuan dan keterampilan keislaman dalam seleksi masuk UIN.

“Prioritas utama Ma’had saat ini adalah pembinaan akhlak, kemampuan membaca Alquran, serta praktik ibadah,” ujar Mujiburrahman.

Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan masa kuliah dengan aktivitas yang tidak bermanfaat. Mujiburrahman menyoroti kebiasaan sebagian mahasiswa yang menghabiskan waktu larut malam di kafe hanya untuk akses internet.

“Kalau pun harus di kafe, jangan sampai lewat pukul 23.00 WIB. Tidur lebih awal, bangun lebih awal, dan jaga kesehatan,” katanya.

Rektor juga menyinggung persoalan sosial di Aceh, mulai dari maraknya judi online, HIV/AIDS, hingga pergaulan bebas. Menurutnya, hal tersebut menjadi peringatan bagi mahasiswa untuk lebih disiplin menjaga akhlak.

“Lebih memprihatinkan ketika ada mahasiswi yang duduk di kafe sampai larut malam. Ini memalukan dan menandakan struktur sosial Aceh sedang rusak,” tegasnya.

Mujiburrahman menambahkan, banyak pemuda gagal dalam seleksi kerja di perbankan maupun BUMN karena terdeteksi memiliki penyakit hati akibat kebiasaan begadang. Ia meminta mahasiswa menjaga kepercayaan orang tua yang sudah bersusah payah membiayai pendidikan.

“Usahakan kuliah tepat waktu, hargai perjuangan orang tua, dan siapkan diri untuk menjadi pemimpin masa depan,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan konsep kepemimpinan qawiyun amin sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an, yakni kecakapan ilmu, keterampilan, profesionalisme, disertai akhlak baik dan amanah.

“Negara kita saat ini juga sedang menghadapi krisis kepemimpinan dan krisis kepercayaan. Maka mahasiswa harus mempersiapkan diri sejak sekarang,” ujarnya.

Rektor mengajak seluruh pimpinan fakultas dan program studi untuk memberi dukungan penuh pada proses pembinaan mahasiswa melalui Ma’had, termasuk melakukan monitoring dan motivasi agar program berjalan efektif. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

25 Juni 2026 - 13:20 WIB

Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru

24 Juni 2026 - 15:31 WIB

Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

23 Juni 2026 - 20:27 WIB

Trending di News