Menu

Mode Gelap
Pascasarjana UIN Ar-Raniry Yudisium 152 Alumni Baru DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman

News

UIN Ar-Raniry Gandeng BPVP Banda Aceh untuk Penguatan Kompetensi Alumni

badge-check


					UIN Ar-Raniry Gandeng BPVP Banda Aceh untuk Penguatan Kompetensi Alumni Perbesar

BANDA ACEH– Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menjalin kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlangsung di Gedung Kios Siap Kerja Talent Corner BPVP Banda Aceh, Kamis (25/9/2025).

MoU ditandatangani Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman, dan Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal. Acara ini turut disaksikan Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof Yassierli, serta Direktur Bina Kelembagaan Pelatihan Vokasi, Andri Susila.

“Kerja sama ini merupakan langkah penting untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja,” ujar Mujiburrahman.

Kesepakatan tersebut mencakup pengembangan kompetensi mahasiswa, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia sesuai kebutuhan industri.

Mujiburrahman menambahkan, kolaborasi ini sekaligus menjadi bentuk dukungan UIN Ar-Raniry terhadap Program PRIMA Magang PTKI (Professional Readiness through Internship and Mentorship for Academics) yang digagas Kementerian Agama RI pada Juni 2025.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan vokasi yang relevan dengan tantangan masa depan,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, UIN Ar-Raniry telah membentuk Career Development Center (CDC) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). CDC berperan sebagai pusat layanan karier mahasiswa, sementara LSP menyelenggarakan sertifikasi kompetensi sesuai standar nasional.

“Kami ingin lulusan tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional. Ini bagian dari strategi memperkuat daya saing alumni di era global,” ujar Mujiburrahman.

Koordinator CDC UIN Ar-Raniry, Khatib A. Latief, menjelaskan Program PRIMA memberi peluang strategis bagi mahasiswa semester tujuh untuk memperoleh pengalaman profesional.

“Program ini menyediakan pelatihan soft skill, pengenalan teknologi kecerdasan buatan, hingga konversi magang ke kurikulum hingga 40 SKS. Bahkan, terbuka peluang rekrutmen langsung oleh mitra industri,” jelasnya.

Saat ini, lebih dari 50 perusahaan telah membuka kesempatan magang melalui platform PRIMA. Di UIN Ar-Raniry, sebanyak lima mahasiswa dari berbagai program studi sudah mengikuti program ini hingga pertengahan 2026. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pascasarjana UIN Ar-Raniry Yudisium 152 Alumni Baru

20 September 2026 - 19:56 WIB

DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat

19 September 2026 - 22:59 WIB

AISZAWA 2026 di UIN Ar-Raniry, Rektor: Zakat dan Wakaf Harus Berdampak pada Masyarakat

18 September 2026 - 08:45 WIB

FAH UIN Ar-Raniry Luluskan 122 Sarjana, Dekan: Gelar Akademik Adalah Amanah

18 September 2026 - 08:41 WIB

ASSA 2026 Dibuka, Acer Dorong Sekolah dan Guru Kuasai AI

17 September 2026 - 22:18 WIB

Trending di News