Menu

Mode Gelap
Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu BSN Championship 2026 Perebutkan Hadiah Total Rp175 Juta, Abeh Ubee Abeh! Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri Shayne Pede Tatap Laga Melawan Persib Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

News

Bupati Al-Farlaky Tinjau dan Rencanakan Pembangunan Jembatan Naleung

badge-check


					Bupati Al-Farlaky Tinjau dan Rencanakan Pembangunan Jembatan Naleung Perbesar

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Timur meninjau langsung kondisi Jembatan Gampong Naleung di Kecamatan Julok, Senin (7/10/2025).

Jembatan sepanjang kurang lebih 94 meter tersebut saat ini sudah ambruk dan tidak dapat digunakan. Padahal, jembatan ini merupakan akses vital bagi masyarakat, termasuk para pelajar Gampong Naleung yang setiap hari melintasi jalur itu menuju sekolah dan pusat kegiatan ekonomi di Kota Julok.

Bupati Al-Farlaky menyaksikan sendiri kondisi di lapangan. Saat ini, untuk menyeberang dari Naleung, masyarakat terpaksa menggunakan perahu rakit yang dirancang khusus sebagai sarana penyeberangan. Sedikitnya terdapat tiga perahu yang beroperasi secara bergilir membantu warga menyeberang saban hari.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Al-Farlaky menegaskan komitmennya untuk segera membangun kembali jembatan Naleung. Ia bahkan turut memboyong Kepala Dinas PUPR Aceh Timur, Muslim, untuk meninjau langsung lokasi dan menghitung kebutuhan awal pembangunan.

“Kita akan upayakan pembangunan jembatan ini secepat mungkin. Saya sudah menandatangani usulan pembangunan ke pusat melalui dana APBN. Namun jika belum direspons, akan kita siapkan opsi melalui APBK Aceh Timur. Saat ini kita sedang membahas pola perencanaan terbaik bersama Kadis PU,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa terdapat dua opsi bentuk jembatan yang akan dibangun. Opsi pertama berupa jembatan gantung yang cocok untuk pejalan kaki dan sepeda motor, sementara opsi kedua berupa jembatan permanen seperti semula yang dapat dilalui kendaraan roda empat.

“Untuk saat ini, kita rencanakan pola dasar dulu, bukan jembatan gantung. Kita ingin hasilnya kokoh dan bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tegas Al-Farlaky.

Bupati juga mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan Naleung bukan hal baru baginya. Ia telah mengusulkan proyek ini sejak masih menjabat sebagai anggota DPRA, namun kala itu belum terealisasi. Kini, dengan posisinya sebagai Bupati, ia memastikan aspirasi masyarakat tersebut akan diwujudkan.

“Saya sudah lama mengenal aspirasi masyarakat Naleung. Dulu sempat kita usulkan, namun belum terealisasi. Sekarang saatnya kita jawab kebutuhan itu secara nyata,” katanya.

Meski saat ini pemerintah daerah tengah menghadapi masa efisiensi anggaran, Bupati Al-Farlaky menegaskan bahwa perhatian terhadap wilayah pedalaman dan pesisir tetap menjadi prioritas utama.

“Tantangan kita memang pada efisiensi, tapi kita akan mencari format pembangunan yang efektif dan minimalis tanpa mengurangi kualitas. Masih banyak infrastruktur jembatan di wilayah pedalaman Aceh Timur yang perlu kita sentuh,” pungkasnya.(***)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Bank Aceh Syariah dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Pensiun

5 Mei 2026 - 21:56 WIB

Trending di News